News Video

Hadapi Juru Kunci Pro Futsal League, Tuan Rumah Bank Sumut Takluk 3-6 dari Red Manguni

Tim futsal Bank Sumut FC gagal merebut kemenangan keduanya pada pekan keempat Pro Futsal League (PFL) grup B matchday ke-8

Tayang:
Penulis: Chandra Simarmata | Editor: M.Andimaz Kahfi

Hadapi Juru Kunci Pro Futsal League, Tuan Rumah Bank Sumut Takluk 3-6 dari Red Manguni

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim futsal Bank Sumut FC gagal merebut kemenangan keduanya pada pekan keempat Pro Futsal League (PFL) grup B matchday ke-8 yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemprovsu , Minggu sore (9/2/2020).

Menghadapi tim juri kunci grup B, Red Manguni Minahasa, tim besutan pelatih asal Malaysia Qusmaini Noor Rusli ini justru takluk di kandangnya sendiri di Medan dengan skor cukup telak 3-6.

Padahal sehari sebelumnya tim futsal kebanggaan Sumut ini mampu menekuk wakil Surabaya Mutiara FC dengan skor telak 3-0.

Sejak peluit awal ditiup, sebenarnya tim Bank Sumut Futsal langsung tampil menekan.

Keinginan untuk meraih tiga poin untuk menjauhi jurang degradasi membuat Harry CS ingin meraih gol sejak awal.

Namun serangan di menit awal yang dilakukan tim Bank Sumut justru membuat pertahanannya lengah.

Hasilnya Red Manguni mampu mencuri gol di menit pertama lewat serangan balik cepat.

Pemain nomor punggung 6, Andri Chaniago yang mendapat umpan bola hasil kemelut langsung menggiring dan melepaskan tendangan keras membobol jala Bank Sumut yang dikawal Visrut Sirawatjirapong.

Usai terkejut kecurian satu gol, anak-anak Bank Sumut seperti kehilangan konsentrasi.

Lemahnya koordinasi antar pemain untuk bertahan kembali dimanfaatkan Red Manguni untuk mencuri gol kedua di menit kedua.

Pemain nomor 23 Thomas Kluivert yang mendapat bola umpan dengan cepat melepaskan tendangan untuk kembali membobol gaean Visrut.

Tertinggal dua gol membuat anak-anak Bank Sumut coba mengejar.

Pelatih Qusmaini juga tampak memberi beberapa instruksi pada anak asuhnya.

Hasilnya langsung terlihat. Lewat serangan yang dibangun Visrut CS, peluang emas akhirnya didapat.

Pemain nomor 11, Ansyari Karmanda sukses memperkecil ketertinggalan setelah berhasil mencetak gol di menit 4.

Namun, tak butuh waktu lama bagi Red Manguni untuk memperbesar keunggulan.

Anak-anak Minahasa yang mendominasi jalannya laga kembali mampu mencetak gol ketiga di menit 18 lewat pemain andalannya Marcelino Warroy.

Skor 1-3 bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Bank Sumut futsal yang tertinggal langsung tampil menyerang untuk mencetak gol.

Namun keasyikan menyerang justru Bank Sumut kembali kebobolan di menit 4 babak kedua.

Lagi-lagi Marcelino menjadi momok bagi Bank Sumut.

Bank Sumut kemudian kembali memperkecil skor 2-4 lewat kaki pemain nomor punggung 15, Andrizal yang mencetak gol di menit 11 babak kedua.

Memasuki 9 menit terakhir, bank Sumut Futsal terus berusaha meraih gol.

Praktis Bank Sumut yang tampil ngotot menguasai perolehan bola.

Serangan demi serangan yang dilancarkan pun akhirnya berbuah gol.

Pemain nomor 14, Noval Effendi sukses memperkecil defisit jadi 3-4 di menit ke-14.

Ingin mengejar, Bank Sumut terus berusaha menggedor lini pertahanan Red Manguni.

Namun rapatnya tembok pertahanan sulit ditembus.

Terlalu fokus menyerang justru kembali membuat lini belakang Bank Sumut Futsal kehilangan konsentrasi.

Hasilnya Red Manguni sukses mranmbah dia gol di menit 18 babak kedua lewat aksi Andri Chaniago.

Seperti belum cukup, Red Manguni kembali memperbesar jarak jadi 3-6 jelang akhir babak kedua.

Marcelino yang melihat jala Bank Sumut tak terkawal langsung menendang si kulit bundar.

Bola pun meluncur mulus masuk ke gawang.

Pemain nomor punggung 22 juga ini sukses mencatatkan hattrick di laga itu.

Diwawancara usai laga, pelatih Red Manguni Minahasa, Sayan Karmadi mengaku puas dengan hasil positif uang diraih anak asuhnya.

Menurutnya tekanan yang dilakukan sejak awal sukses meraih gol dengan cepat

"Kita memang ingin bikin kejutan dari awal. Kunci suksesnya mungkin karena mereka salah prediksi kita punya paket (pemain) utama yang lama senjata kita tapi kita rubah tadi sedikit saya ganti," ujarnya.

Berkat kemenangan itu, Red Manguni meski belum beranjak dari dasar klasemen berhasil menambah perolehan poin.

Setelah pada matchday ketujuh gagal meraih kemenangan, mereka berhasil menaklukkan Bank Sumut dan mengumpulkan 4 poin dari 8 laga.

Dengan kemenangan itu, jadi modal berharga bagi Red Maguni yang tengah berusaha baik dari jurang degradasi.

Setelah ini Sayan mengaku masih punya tugas berat untuk menyelamatkan timnya dari degradasi.

"Tim Bank Sumut yang pasti pressure besar karena tuan rumah. Mereka kebobolan dua cepat pasti konsentrasi akan berkurang dan rasa takut tinggi. Laga ini penting buat kita, kalau menang di sini (Medan) dan pasti nafas kita punya untuk ke depannya. Intinya saya harus memenangkan dua laga lagi untuk bertahan di liga futsal profesional," jelasnya.

(cha/Tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved