Menikmati Pizza Natinombur dan Pasta Rendang di Santika Medan

Pizza dan pasta dikreasikan dengan makanan khas Batak di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan. Seperti apa rasanya?

Menikmati Pizza Natinombur dan Pasta Rendang di Santika Medan
Tribun-Medan.com/Septrina Ayu Simanjorang
Chef dari Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan memotong pizza yang dikreasikan dengan kuliner khas Sumut yakni natinombur dan rendang, Sabtu (8/2/2020) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pizza dan Pasta adalah dua makanan yang sangat identik akan Italia. Belakangan, kedua makanan ini juga sangat digemari di Indonesia dan di Kota Medan tentunya.

Bagi penggemar makanan ini tak ada salahnya datang dan mencoba langsung pizza dan pasta yang dikreasikan dengan makanan khas Batak di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan.

Executive Chef Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, Khairul Adnan mengatakan Pizza berasal dari Italia namun juga populer di Amerika. Pizza dari kedua negara ini berbeda pada dough pizza atau bagian rotinya.

"Pizza dari Amerika, doughnya lebih tebal sementara pizza dari Italia lebih tipis dan renyah. Adonan berbasis gandum ini biasanya dibuat dengan taburan tomat, keju, dan tambahan daging ham, sosis, dan tuna," katanya dalam Media Gathering, Sabtu (8/2/2020) malam.

Namun sebagai hotel yang menghargai cita rasa lokal dan ingin lebih mengenalkan makanan lokal pada masyarakat, Santika menghadirkan pizza dengan menggunakan makanan lokal yakni daging ayam natinombur dan rendang. Apalagi, kata Chef Khairul, saat ini sedang populer fusion food, penggabungan dua atau lebih cita rasa yang berbeda.

"Nah di sini, dipertemukan antara makanan Barat dan Asia. Kenapa kita pilih dua makanan ini, kalau rendang sudah sangat populer merupakan salah satu makanan Indonesia yang sudah diakui di dunia. Sedangkan natinombur kita pilih karena merupakan makanan Medan dan rasa andalimannya lebih strong," ungkapnya.

Natinombur merupakan makanan khas Sumatera Utara dan umumnya ada di masyarakat Batak. Makanan ini populer dibuat menggunakan daging ayam yang diolah dengan limpahan bumbu yang meresap dan pedas.

"Namun masyarakat tidak perlu khawatir. Memang umumnya memasak natinombur ini menggunakan darah. Tapi mengingat sangat penting untuk hotel menyajikan makanan halal, makanya kita tidak menggunakan darah ayam melainkan bagian hatinya," ungkapnya.

Pizza ini dipanggang dengan menggunakan mini oven. Sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses pemanggangan pizza di Santika ini.

Sama halnya dengan pizza, pengunjung juga bisa melihat langsung saat chef memasak pasta. Pihaknya menyediakan dua jenis pasta, yakni home made dan kemasan. Pasta home made dibuat dengan tepung terigu, ada tiga warna yang berbeda karena menggunakan campuran bahan yang berbeda.

Halaman
12
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved