News Video

Jokowi Berbahasa Indonesia buat Pejabat Australia 'Panik' dan Langsung Ambil Interpreter Portable

Presiden Joko Widodo berbahasa Indonesia saat pertemuan resmi di Australia. Momen langka tersebut disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi Berbahasa Indonesia buat Pejabat Australia 'Panik' dan Langsung Ambil Interpreter Portable

T R I B U N-MEDAN.COM - Presiden Joko Widodo berbahasa Indonesia saat pertemuan resmi di Australia.

Momen langka tersebut disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden.

Sontak pejabat Australia menggunakan interpreter portable agar bisa mengerti ucapan yang disampaiakan Presiden Jokowi.

Beda dari SBY, Jokowi Berpidato Pakai Bahasa Indonesia di Parlemen Australia, Reaksi Tuan Rumah

Menilik hal ini, tak publik pun membandingkan Jokowi dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dua Presiden Indonesia SBY dan Jokowi mendapat kehormatan berpidato di depan sidang gabungan Parlemen Australia dalam kurun waktu berbeda 10 tahun.

Dalam tradisi parlemen di Australia, berpidato di depan suatu sidang gabungan, atau istilahnya 'joint sitting', merupakan kesempatan istimewa bagi kepala negara dan kepala pemerintahan negara sahabat.

Presiden SBY mendapat kesempatan tersebut pada 10 Maret 2010 dan menyampaikan pidatonya dalam Bahasa Inggris.

Momentum yang melatarbelakangi pidato Presiden SBY saat itu adalah tercapainya kesepakatan Lombok Treaty tahun 2005, mengukuhkan posisi Australia untuk menghormati kedaulatan RI dari Sabang sampai Merauke.

Lombok Treaty merupakan "hadiah" bagi Indonesia, karena hingga saat ini banyak pihak menuding Australia tidak menghormati kedaulatan RI dan dituduh mengompori kemerdekaan Papua Barat.

Halaman
1234
Editor: Hendrik Naipospos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved