Kekayaan Bos 'Otak' Pembobol BNI Punya 10 Rumah Mewah dan Selusin Mobil, Beri Teman Mobil Kado Ultah

Dana tersebut berasal dari tabungan nasabah, cek, dan deposito salah satu pengusaha yang disimpan di bank tersebut.

Kekayaan Bos 'Otak' Pembobol BNI Punya 10 Rumah Mewah dan Selusin Mobil, Beri Teman Mobil Kado Ultah
Tribun Timur
7 Bos BNI Berkomplot Curi Dana Nasabah Rp 135,5 Miliar, Sebagian Tersimpan di Rekening Tata Ibrahim 

TRIBUN-MEDAN.com, Tujuh bos BNI ditetapkan jadi tersangka kasus pembobolan dana nasabah di Ambon senilai Rp 135,3 Miliar.

Kasus ini berawal dari BNI Cabang Ambon yang melaporkan Faradiba Yusuf pimpinan pemasaran Kantor Cabang Utama (KCU) BNI Ambon ke polisi.

Faradiba Yusuf diduga menggelapkan uang nasabah senilai Rp 58,9 miliar. 

Dana tersebut berasal dari tabungan nasabah, cek, dan deposito salah satu pengusaha yang disimpan di bank tersebut.

Namun, jumlah kerugian dalam kasus pembobolan dana nasabah BNI Ambon itu membengkak setelah penyidik menemukan ada aliran dana sebesar Rp 76,4 miliar melalui sejumlah rekening salah satu tersangka atas nama Tata Ibrahim yang diketahui sebagai pegawai BNI di Makassar, Sulawesi Selatan.

Pegawai BNI Makassar, Tata Ibrahim terlibat dalam kasus pembobolan dana nasabah BNI di Ambon.
Pegawai BNI Makassar, Tata Ibrahim terlibat dalam kasus pembobolan dana nasabah BNI di Ambon. (Dok. Pribadi)

Selain Faradiba Yusuf, polisi telah menetapkan enam tersangka lain dalam kasus pembobolan dana nasaban BNI.

Massa #SaveBabi Swadaya Kumpulkan Dana untuk Biayai Aksi

Meraka adalah Soraya Pellu, Kepala Cabang BNI Mardika Andi Rizal alias Callu

Kepala Cabang BNI Tual Chris Rumalewang,

Kepala Cabang BNI Aru Josep Maitimu,

Kepala Cabang BNI Masohi Martije Muskita.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved