Takluk dari Red Manguni, Pelatih Bank Sumut FC Qusmaini Bakal Benahi Finishing

Tim Futsal Bank Sumut FC harus mengakui keunggulan tim tamu Red Manguni setelah takluk 3-6 pada laga kedelapan pekan keempat Pro Futsal League

Takluk dari Red Manguni, Pelatih Bank Sumut FC Qusmaini Bakal Benahi Finishing
TRIBUN MEDAN/CHANDRA SIMARMATA
Pelatih tim futsal Bank Sumut FC asal negeri jiran Malaysia Qusmaini Noor Rusli 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Futsal Bank Sumut FC harus mengakui keunggulan tim tamu Red Manguni setelah takluk 3-6 pada laga kedelapan pekan keempat Pro Futsal League (PFL) 2020 grup B di GSG Pemprovsu , Minggu petang (9/2/2020).

Dengan kekalahan dari klub asal Minahasa itu, tim besutan pelatih asal Malaysia Qusmaini Noor Rusli ini pun gagal mendulang 6 poin sempurna dari dua laga kandangnya sendiri di Medan.

Dari dua laga, Tim futsal Bank Sumut hanya mampu meraih tiga poin setelah berhasil menekuk tim asal Surabaya, Mutiara FC, Sabtu kemarin.

Hanya meraih tiga poin tambahan, Bank Sumut FC masih bercokol di posisi ke-6 klasemen sementara PFL 2020 dengan mengoleksi 7 poin dari 8 laga.

Sedangkan red Manguni Minahasa masih jadi penghuni jurang degradasi dengan Raihan 4 poin dari 8 pertandingan.

Pelatih Bank Sumut FC Qusmaini Noor Rusli mengakui tim nya memang lengah pada laga kedua kontra Red Manguni. Alhasil Red Manguni justru mampu mencuri dua gol di menit awal. Ini berbeda saat mereka menghadapi Mutiara FC yang mampu tampil sangat percaya diri merebut kemenangan.

"Kita tahu lawan juga dalam posisi di bawah, jadi mereka pasti coba memberi perlawanan dengan sebaik mungkin. Kalau saya lihat tiga gol di babak pertama lawan Red Manguni hasil kesilapan yang dilakukan pemain kita," ujarn Qusmaini.

Qusmaini menjelaskan, dengan kebobolan di menit awal babak pertama, praktis membuat mental permainan anak asuhnya menurun. Sebagai pelatih dia pun mengatakan langsung mengambil inisiatif merancang strategi dengan menerapkan skema powerplay untuk mengejar ketertinggalan. Namun sayang usaha anak asuhnya di lapangan masih belum berhasil.

"Jadi kita coba bangkit. Pada babak kedua kita terapkan skema power play. Kita tetap coba (kejar poin). Bagaimanapun kita harus terima hasil ini," ungkapnya.

Lebih lanjut kata Qusmaini, untuk laga pekan selanjutnya di Palembang mereka akan berusaha meraih poin penuh. Apalagi target mereka harus bisa bertahan di liga futsal profesional untuk kembali berlaga musim mendatang.

Sebagai pelatih, Qusmaini akan kembali melakukan evaluasi. Mereka harus mampu meraih angka untuk bisa menjauh dari jurang degradasi. Menurutnya, daya gedor , finishing touch (penyelesaian akhir) serta koordinasi pertahanan (defense) adalah beberapa poin yang sangat perlu dibenahi dalam beberapa hari ke depan.

"Enam pertandingan berikutnya kita harus maksimalkan lah. Saat ini kita masih di atas Red Maguni, kita akan cari momen terbaik untuk perbaiki posisi menambahkan angka. Target kita utama kita bisa tetap bertahan di pro futsal League," pungkas pelatih berlisensi level 2 AFC ini.

(Cha/Tribun-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved