Rumah Karya Indonesia Luncurkan Kalender Kerja 2020, Ada Horja Geopark Kaldera Toba Festival

Komunitas tempat menyatukan ide dan menuangkannya dalam bentuk karya, Rumah Karya Indonesia (RKI) meluncurkan kalender kerja di tahun 2020.

Rumah Karya Indonesia Luncurkan Kalender Kerja 2020, Ada Horja Geopark Kaldera Toba Festival
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Launching kalender kerja tahun 2020 Rumah Karya Indonesia di D'Caldera Coffee Jumat (7/2/2020) 

TRIBUN-MEDAN.com - Komunitas tempat menyatukan ide dan menuangkannya dalam bentuk karya, Rumah Karya Indonesia (RKI) meluncurkan kalender kerja di tahun 2020.

Berbeda dari kalender kerja tahun lalu, ada satu program yang bertambah.

"Ada yang bertambah, yaitu Medan Kreatif Hub yang dilaksanakan tiap bulannya dan Horja Geopark Kaldera Toba Festival," terang Ojax, ketua Rumah Karya Indonesia.

Ojax menjelaskan ada tugas-tugas baru yang harus dikerjakan. Seperti dua program dengan membuat mini pertunjukan di setiap bulannya.

Seperti Tao Silalahi Arts Festival dengan program bulannya yang disebut Bonapasogit Music Camp sebagai wadah untuk mengisi amphy teater yang sudah diresmikan Desember tahun lalu.

"Seperti dua program baru, yakni membuat pertunjukan mini tiap bulan, program ini untuk menambah wadah dalam berkarya. Sebuah kewajiban bagi kita (RKI) untuk mengisi wadah itu," katanya.

Selain itu 1000 Tenda Kaldera Toba Festival juga mempunyai program bulannannya, berupa pelatihan-pelatihan yang diberikan langsung kepada masyarakat meliputi SDM sadar wisata, Pelatihan Website dan platformnya, dan pelatihan usaha kreatif, serta panggung pertunjukan mini yang dilaksanakan setiap bulannya.

Launching kalender kerja Rumah Karya Indonesia tidak hanya berisi jabaran-jabaran setiap program, akan tetapi juga diisi focus group discussion dengan tema "Gerakan Millenial dalam Pemajuan Kebudayaan, Pariwisata, dan Industri Kreatif".

Risma Hutabarat  Perwakilan dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Utara salah satu Narasumber FGD mengatakan Milenial merupakan tombak pembangunan pariwisata di Indonesia.

Melalui ide-ide kreatif untuk mendatangkan wisatawan dan juga keaktifan milenial dalam memasarkan pariwisata melalui foto maupun video destinasi pariwisata yang secara gamblang dipamerkan di media sosial.

"Milenial memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan pariwisata, terkhusus bisa digalakkan melalui media sosial berupa produk audio visual," katanya.

Ojax menjabarkan program-program kerja yang akan dilakukan selama tahun 2020 yaitu Geobike Kaldera Toba yang akan dilaksanakan 26-28 April didirekturi Oleh Ishak Aritonang, Geopark Kaldera Toba Festival yang akan dilaksanakan pada Mei, Juli, Oktober, dan November di setiap daerah titik-titik Kaldera Toba, dan 1000 Tenda Kaldera Toba Festival yang akan dilaksanakan di Meat pada 26-28 Juni didirekturi Oleh Tumpak Winmark Hutabarat atau lebih dikenal dengan Siparjalang.

Ada Dokan  International Arts Festival yang akan dilaksanakan di Desa Wisata Dokan pada 25-26 Juli yang didirekturi oleh Brevin Tarigan, Tao Silalahi Arts Festival yang akan dilaksanakan di tao Silalahi pada 25-27 September didirekturi oleh Hermanto Situngkir, Lake Toba Film Festival yang akan dilaksanakan 10-16 Agustus di Pantai Indah Situngkir, dan Jong Bataks Art Festival yang akan dilaksanakan 28-31 Oktober di Medan yang didirekturi oleh Audrin Manurung,  serta Medan Creative Hub yang akan dilaksanakan setiap Kamis minggu pertama di setiap bulannya. Medan Creative Hub didirekturi Oleh Wella Sulastri Nangin. (cr14)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved