Perjalanan SUC Medan, Pernah Disuruh Turun Panggung Hingga Lahirkan Komika Terkenal

Stand Up Comedy Medan memiliki prestasi yang cukup membanggakan. Pada tahun 2014, Komunitas SUC Medan juara I Liga Komunitas Stand Up se-Indonesia.

Perjalanan SUC Medan, Pernah Disuruh Turun Panggung Hingga Lahirkan Komika Terkenal
Dokumentasi SUC Medan
Ulang Tahun Stand Up Comedy Medan disela Grand Final Liga Tarkam beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com-Tingginya minat  masyarakat terhadap stand up comedy, menjadikan seni berbicara komedi ini memiliki komunitas di berbagai kota di Indonesia, diantaranya ada Komunitas Stand Up Comedy Medan (SUC Medan).

SUC Medan ini merupakan bentukan dari Stand Up Comedy Indonesia yang lahir di tahun 2012 yang didirikan oleh komika nasional seperti Ernest Prakasa dan Raditya Dika.

Ketua SUC Medan, Cacink menuturkan bahwa setiap ingin mengadakan kegiatan selalu meminta izin kepada SUC Indonesia.

"SUC Medan setiap ingin mengadakan kegiatan selalu meminta izin kepada SUC Indonesia. Strukturalnya sudah ada baik itu presiden dan wakil presidennya. Kegiatan kita itu biasanya dapat dari pusat baru turun ke daerah, mau buat apa silahkan terutama untuk kompetisi," tutur Cacink, Rabu (12/2/2020).

Rizky Teguh, anggota sekaligus komik lokal medan juga mengungkapkan bahwa akun twitter Komunitas Stand Up Comedy Medan awalnya dibuat oleh komedian sekaligus sutradara Ernest Prakarsa.

"Ternyata yang mendirikan itu ko Ernest. Dulu kan zaman twitter. Bahkan yang buat twitter kita di stand up comedy medan itu ko Ernest. Barulah temen-temen di Medan yang mengembangkan dan kita yang ngurus sekarang," ungkap Rizky.

Stand Up Comedy Medan memiliki prestasi yang cukup membanggakan. Pada tahun 2014, Komunitas SUC Medan meraih juara I Liga Komunitas Stand Up se-Indonesia.

SUC Medan juga turut melahirkan beberapa komika yang saat ini sudah berkiprah di ibukota, diantaranya ada Babe Cabiita yang meraih juara I SUCI 3 tahun 2013, Indra Jegel yang meraih juara I di Suci 6 dan diikuti oleh Lolox yang meraih juara 5 di SUCA 1.

Cacink mengungkapkan bahwa komedi tunggal yang dulu hanya dianggap sebagai lifestyle kini dapat menjadi salah satu penghasilan sesuai dengan passion hingga sebagai jembatan untuk berkarir lebih tinggi lagi.

"SUC ini dulu dianggap sebagai lifestyle, tapi kini sudah berbeda. Yang paling seru dari stand up ini karena semua profesi dapat melakukan itu. Tidak mengganggu aktivitas. Alhamdulillah-nya beberapa komika menjadikan SUC ini sebagai jembatan. Ada yang sekarang jadi aktor, sutradara, dan penulis," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Kartika Sari
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved