Sedih Tinggalkan PSMS Medan, Ini Satu Penyesalan Sahari Gultom, Misinya Belum Terwujud

Keputusan berat harus diambil Sahari Gultom untuk memilih mundur dari Pelatih Kiper PSMS Medan.

Sedih Tinggalkan PSMS Medan, Ini Satu Penyesalan Sahari Gultom, Misinya Belum Terwujud
ABDI PANJAITAN/BOLASPORT.COM
Pelatih Kiper PSMS Medan, Sahari Gultom (tengah), memberikan keterangan dalam konfrensi pers pertandingan Persib versus PSMS Medan, Sabtu (20/1) siang di Hotel Grand Tjokro. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keputusan berat harus diambil Sahari Gultom untuk memilih mundur dari Pelatih Kiper PSMS Medan.

Gultom memilih menjadi bagian dari Tim Nasional dalam jajaran Staff Kepelatihan.

Ia tidak bisa menjadi bagian PSMS lagi dan harus memilih panggilan dari negara.

Hal ini lantaran bersamaan dengan Timnas senior yang segera menggelar Traning Centre (TC) atau pemusatan latihan mulai 13 hingga 23 Februari 2020 mendatang di Jakarta.

TC itu sebagai persiapan menghadapi laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Thailand (26/3/2020) dan Uni Emirat Arab (31/3) mendatang.

Sahari Gultom mengaku tak mudah meninggalkan PSMS.

Semenjak direkrut tim Ayam Kinantan mengisi posisi Pelatih Kiper, ia yang berperan besar mendatangkan kembali Abdul Rohim. Serta mendatangkan dua kiper lainnya Herlian dan Adi Satryo.

"Jujur aku sedih harus meninggalkan PSMS. Semenjak dipercaya dari awal di PSMS ini, perjuangannya juga tidak mudah. Bagaimana aku mau mengembalikan Rohim ke PSMS yang sama Persebaya padahal dia dipertahankan. Kemudian mendatangkan Adi Satrio yang merupakan aset bangsa, dan juga Herlian dari Cilegon," ujar Gultom, Rabu (12/2/2020).

"Artinya itu tidak cukup bagiku. Aku tidak bisa bersama tim sampai selesai. Karena aku merasa harus buat lebih buat Medan. Dari awal sudah satu visi untuk naikkan PSMS ke Liga 1 dan belum terwujud sama-sama bawa tim ini sampai akhir," tambahnya.

Rencananya pelatih yang akrab disapa Ucok ini akan meninggalkan PSMS mulai hari ini, Rabu (12/2/2020).

Ia tak lagi kembali ke Medan dan akan berkantor di PSSI hingga kontraknya selesai. Pasalnya, Ucok dikontrak PSSI hingga Januari mendatang.

Meski begitu, Ucok tidak ada lupa dengan tim Ayam Kinantan selama bersama Timnas.

Ia akan pantau perkembangan PSMS hingga nantinya bisa mencapai target promosi ke Liga 1 musim depan.

"Tapi begitupun, saya tidak akan lost kontak dengan PSMS maupun kiper sekarang ini. Dengan Halim pengganti saya juga nanti tetap koordinasi perkembangan kiper. Saya juga akan pantau perkembangan PSMS selama Liga 2 nanti," ungkapnya.

(lam/tribun-medan.com)

Penulis: Ilham Fazrir Harahap
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved