Akhyar Nasution Tinjau Persiapan Ujian CPNS di SMP Negeri 1 Medan
Menurut Akhyar, persiapan ujian CPNS di lingkungan Pemkot Medan sudah cukup baik.
TRIBUN-MEDAN.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution meninjau SMP Negeri 1 Medan, lokasi ujian Computer Assisted Test (CAT) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, Rabu (12/2/2020).
Setibanya di lokasi pada pukul 10.30 Waktu Indonesia Barat (WIB), Akhyar langsung meninjau komputer dan empat ruangan ujian, agar pelaksanaannya pada Sabtu (15/2/2020) hingga Senin (17/2/2020) berjalan lancar.
Untuk kelangsungan ujian, terdapat 270 unit komputer yang disediakan. Sebanyak 200 unit akan digunakan untuk ujian dan 70 unit menjadi cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan komputer rusak atau bermasalah
Nantinya dalam satu hari, ujian dibagi menjadi empat sesi. Setiap peserta ujian akan menggunakan satu komputer.
Pemkot Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya pemadaman listrik dengan berkoordinasi bersama pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Bahkan pihak PLN telah menyediakan mesin genset,” kata Akhyar, dalam keterangan tertulis.
Menurut dia, persiapan ujian CPNS sudah berjalan baik. Ia berharap para peserta mempersiapkan diri dengan baik pula.
Kepala BKD & PSDM Kota Medan Muslim Harahap menjelaskan, persiapan ujian CPNS telah mencapai 90 persen. Dirinya optimis, persiapan akan selesai 100 persen pada Jumat (17/2/2020).
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Medan Lisnawati mengatakan, pelaksanaan ujian CPNS tidak akan mengganggu proses belajar.
Hanya saja, apel Pramuka Sabtu dan upacara bendera Senin ditiadakan. Dikhawatirkan sound system di samping ruang ujian akan mengganggu peserta.
“Insyaallah sekolah kami siap menjadi tempat pelaksanaan ujian CPNS,” kata Lisnawati.
Muslim mengatakan, terdapat 2.386 peserta yang mendaftar Pemkot Medan. Sedangkan yang diterima hanya 193 orang. Artinya, tidak sampai 10 persen dari total jumlah peserta yang mendaftar.
Meski demikian, jumlah itu merupakan yang paling sedikit di Sumatera Utara (Sumut) karena Pemkot Medan sangat selektif dalam penetapan ijazah.
Usai peninjauan, imbuh Muslim, keempat ruangan akan disegel. Server yang berasal dari BKN smemang tidak boleh dibuka siapa pun.
“Jadi tidak ada peluang berbuat curang. Segel baru dibuka saat ujian dilakukan. Pembukaan disaksikan wali kota, Kepala Regional BKN VI Medan, dan panitia dari pusat,” kata Muslim.
Akhyar pun kembali mengingatkan seluruh peserta agar percaya pada kemampuan masing-masing.
“Siapkan diri dengan baik, Andalah yang menentukan lulus tidaknya. Bukan wali kota, Kepala Regional BKN VI Medan, atau Kepala BKD dan PSDM Kota Medan,” kata Akhyar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/peninjauan-persiapan-ujian-cpns-medan.jpg)