Penyobekan Alquran

Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara

Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.

Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara - 13022020_kasus_penistaan_agama_danil_siregar-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Edison Isir (kiri) beserta jajaran mengintrogasi tersangka saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.
Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara - 13022020_kasus_penistaan_agama_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Edison Isir (tengah) beserta jajaran menunjukkan barang bukti saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.
Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara - 13022020_kasus_penistaan_agama_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Edison Isir (tengah) beserta jajaran menunjukkan barang bukti saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.
Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara - 13022020_kasus_penistaan_agama_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Edison Isir (tengah) beserta jajaran menjelaskan kronologi perkara saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.
Berita Foto: Pelaku Peyobekan Kitab Suci Alquran Terancam Lima Tahun Penjara - 13022020_kasus_penistaan_agama_danil_siregar-4.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kepolisian menyusun barang bukti saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.

TRIBUN-MEDAN.COM - Kapolrestabes Medan Kombes Jhonny Edison Isir beserta jajaran menjelaskan kronologi perkara saat gelar kasus penistaan agama, di Mapolrestabes Medan, Kamis (13/2/2020). Polisi berhasil menangkap tersangka kasus penistaan agama dengan menyobek dan membuang lembaran kertas kitab suci di jalanan.

Pelaku penyobekan Kitab Al-Quran di Jalan Sisingamangaraja sempat menggemparkan Kota Medan dikenakan pasal penistaan agama oleh Kepolisian. Isir menyebutkan bahwa tersangka berinisial DIM berumur 44 tahun warga Jalan Utama, Kota Medan. Tersangka dikenakan Pasal 156 huruf a KUHPidana.

Dimana bunyi Pasal 156a KUHP adalah, "Dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barang siapa dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang bersifat permusuhan, penyalahgunaan, atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia".

Pelaku melakukan aksinya tepat di Jalan Sisingamangaraja atau persis di depan Hotel Sri Intan Medan. Isir menjelaskan setelah salat kemudian mengambil salah satu kitab suci Al-Qur'an di lemari kemudian berlari ke luar ke arah kamar mandi disitulah dilakukan pengerobekan dan kemudian berlari menyebrangi ruas jalan dan kemudian dilemparkan. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved