Festival Film India dan Prancis Digelar di Medan, Kolaborasi Dua Benua

Screening film dari dua negara ini akan dilakukan sejak tanggal 13-16 Februari 2020 di Maple Theater, Grand Aston Hotel Medan.

Festival Film India dan Prancis Digelar di Medan, Kolaborasi Dua Benua
Tribun Medan/Rechtin Hani Ritonga
French Bollywood Film Festival di Maple Theatre Grand Aston Hotel Medan berlangsung dari tanggal 13-16 Februari 2020. 

TRIBUN-MEDAN.com-Pusat pembelajaran bahasa dan kebudayaan Prancis di Medan, Alliance Francaise Medan bekerjasama dengan Konsulat Jenderal India di Medan mengadakan Festival Film India dan Prancis (French Bollywood Film Festival).

Screening film dari dua negara ini akan dilakukan sejak tanggal 13-16 Februari 2020 di Maple Theater, Grand Aston Hotel Medan.

"Kami ingin menyajikan pengalaman dari dua budaya yang berbeda yakni India dan Prancis melalui penayangan film selama tiga hari depan," ungkap Chloe Graniou, Direktur Alliance Francaise Medan Rabu (12/2/2020).

Festival film dari dua negara ini merupakan edisi pertama yang dilakukan Alliance Francaise bersama General Consulate India. Sebelumnya, Alliance Francaise Medan aktif mengadakan kegiatan-kegiatan kebudayaan negara yang berbahasa Prancis seperti konser, pemutaran film, konferensi, dan sebagainya.

"Ini edisi pertama Festival Film India dan Prancis yang diadakan Alliance Francaise di Medan, kami mengundang seluruh pelaku industri kreatif maupun komunitas film lokal untuk turut hadir dalam festival ini," katanya.

Acara French Bollywood Film Festival ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Yayasan Alliance Francaise Chloe Graniou, Ketua Yayasan Alliance Francaise, serta Consul General of India to Sumatera Raghu Gururaj. Serta penayangan cuplikan beberapa film Prancis dan India.

"Melalui festival film dua negara ini kami berharap kita bisa saling berbagi momen-momen spesial baik dari India maupun Prancis, serta berbagai karakteristik dan kebudayaan dari ke dua negara tersebut. Semoga kalian bisa menikmatinya," ujarnya.

Cuplikan film Prancis disajikan sesaat setelah Chloe mengakhiri sambutannya. Cuplikan film ini tanpa subtitle dan menceritakan mengenai kehidupan seseorang yang bisa disalurkan melalui gerakan-gerakan tarian.

Film ini menceritakan tentang bagaimana seseorang tetap bisa hidup melalui kebahagiaan yang didapatnya dalam menari.

Sambutan dilanjutkan oleh Raghu Gururaj, Consul General of India to Sumatera mengatakan bahwa dirinya senang berkesempatan untuk menjadi bagian dalam festival ini, karena film India sendiri sangat populer di Indonesia khususnya di Medan.

"Seperti yang kita ketahui, film India sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia khususnya Medan. Ada banyak sekali film India yang tayang di stasiun tv lokal. Selain terkenal dengan musik dan tarian, film India juga sarat akan makna yang menyangkut isu kekuasaan, sosial, gender, dan lingkungan. Kita berharap ada nilai yang didapat melalui film-film yang akan ditayangkan yang dampaknya berkesinambungan," ujar Raghu.

Beberapa cuplikan film India tampil di layar usai kata sambutan yang diberikan Raghu Guraj. Tetap dengan ciri khasnya, di layar terlihat scene penari dengan sari khas India. Beberapa film India yang akan diputar, terang Raghu, akan ditayangkan dengan subtitel Inggris dan sebagian dengan subtitel bahasa.

Ketua Yayasan Alliance Francaise Pogi Kurniawan memberi kata sambutan sekaligus membuka French Bollywood Film Festival yang akan berlangsung hingga 16 Februari mendatang.

"Festival film ini akan menangkap berbagai cuplikan dari ke dua negara, India dan Prancis untuk disajikan kepada Anda. Mari menonton bersama dan menangkap esensi dari dua kebudayaan tersebut. Dengan ini French Bollywood Film Festival resmi dibuka," ujar Pogi. (cr14/tribunmedan.com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved