KASN Tinjau Pemberhentian Asisten 1 Siantar, Sebut Leonardo Harus Ditempatkan di Posisi Selevel

KASN Tinjau Pemberhentian Asisten 1 Siantar, Sebut Wali Kota Harus Tempatkan di Posisi Selevel

KASN Tinjau Pemberhentian Asisten 1 Siantar, Sebut Leonardo Harus Ditempatkan di Posisi Selevel
Tribun-Medan.com/Tommy Simatupang
Leonardo Simanjuntak mengadukan pemberhentian dari jabatan Asisten 1 Kota Pemarintah Kota Pematangsiantar, Kamis (13/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) akan meninjau pemberhentian Leonardo Simanjuntak dari jabatan Asisten 1 Kota Pematangsiantar.

KASN menilai Leonardo sebagai Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) harus tetap menduduki posisi yang setara. Leonardo juga menduduki peringkat dua dalam uni kompetensi Tahun 2018.

Demikian disampaikam Komisioner KASN Kukuh Heruyanto saat dihubungi via seluler, Rabu (12/2/2020). Kukuh mengatakan akan memberikan rekomendasi kepada Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah terkait SK pemberhentian itu.

Kukuh mengatakan, bila Wali Kota tidak ingin memperpanjang jabatan Leonardo, maka harus ditempatkan di jabatan yang selevel.

"Ya ini yang keliru, yang kemudian yang bersangkutan harus menjadi pelaksana. Karena di regulasi, ketentuannya bahwa dia harus ditempatkan dalam jabatan yang cocok dengan kompetensi yang bersangkutan," katanya.

"Nanti rekom KASN bakalan seperti itu. Meninjau SK Pemberhentian Leonardo Simanjuntak dan ditempatkan dalam jabatan yang setara. Ditempatkan dalam jabatan yang sarat jabatan sesuai dengan kompetensi yang bersangkutan," tambah Kukuh

Kukuh juga mengatakan untuk mutasi memang wewenang dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) yakni wali kota. Selain itu, Panitia Seleksi (Pansel) uji kompetensi.

Sebelumnya, Leonardo Simanjuntak mengadukan Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah ke KASN tanggal 16 Januari 2020.

Leonardo menilai Hefriansyah semena-mena atas pencopotan dirinya dari Jabatan Tinggi Pratama (JPT).

"Saya berada di peringkat dua saat assessment kemarin. Pak Budi Utari panselnya, silakan ditanya," katanya.

Leonardo juga menyinggung rekan selevel JPT masih bertahan dalam jabatan.

"Saya berharap KASN menerbitkan surat menunda surat keputusan Walikota Nomor 800/004/I/WK-THN 2020 tanggal 6 Januari 2020 mengenai pengangkatan dan pemberhentian PNS dari jabatan dan menerbitkan rekomendasi sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku," pungkasnya.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved