Breaking News:

Tak Kalah Menarik, Sampuran Widuri Tetap Berkesan Sebagai Magnet Wisata Lokal

Sampuran Widuri merupakan salah objek wisata yang dikelola secara tradisional di Dusun III, Desa Dolok Merawan Serdangbedagai

Penulis: Alija Magribi | Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Istimewa
Panorama Sampuran Widuri di Dolok Merawan, Kabupaten Serdangbedagai 

TRIBUN-MEDAN.com, TEBINGTINGGI - Sampuran Widuri merupakan salah objek wisata yang dikelola secara tradisional di Dusun III, Desa Dolok Merawan, Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdangbedagai.

Meskipun terletak di Kabupaten Serdangbedagai, lokasinya justru lebih dekat dari Kota Tebingtinggi dibandingkan Ibukotanya, Sei Rampah.

Sampuran Widuri begitu dikenal oleh warga sekitar sebagai tempat untuk melepas penat seharian.

Umumnya objek wisata ini ramai dikunjungi saat sore, maupun libur sekolah, sebab remaja dan pelajar adalah mayoritas warga yang berkunjung ke sini.

Wajib diakui, air terjun ini tak sepopuler dan seeksotis air terjun lainnnya di Sumatra Utara yang memiliki kejernihan dan kesejukan airnya.

Sampuran Widuri tak berasal dari mata air dataran tinggi. Letaknya hanya berada di perkebunan.

Meski demikian, keberadaan Sampuran Widuri tetap memikat masyarakat yang ingin melepas penat.

Apalagi di sekitaran Kota Tebingtinggi dan Serdangbedagai tak ada objek wisata serupa yang bisa dikunjungi.

Terdapat tujuh air terjun dengan jarak relatif berjauhan dari sekitar Sampuran Widuri.

Namun, warga menyebut Sampuran Widuri adalah primadona kunjungan lantaran sudah dikelola dan dibangunkan anak tangga untuk mempermudah akses lokasi.

Nah, bagi kamu yang ingin berkunjung ke Sampuran Widuri atau Air Terjun Widuri, sisihkan kocek tiket masuk sebesar Rp 20 ribu, ya.

Jangan lupa untuk membawa kembali bekas sampah yang dibawa saat mengunjungi objek wisata satu ini, agar tetap indah dan lestari.

(Alm/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved