News Video

Empat Terdakwa Pencuri Uang 1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut, di Tuntut Berbeda-beda Sesuai Perannya

Jaksa Penuntut Umum, menuntut 4 terdakwa pencurian uang milik Pemprov Sumut 1,6 miliar.

Empat Terdakwa Pencuri Uang 1,6 Miliar Milik Pemprov Sumut, di Tuntut Berbeda-beda Sesuai Perannya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jaksa Penuntut Umum, menuntut 4 terdakwa pencurian uang milik Pemprov Sumut 1,6 miliar.

Tuntutan yang diterima terdakwa bervariasi mulai 6 hingga 7 tahun penjara.

Para terdakwa dituntut berbeda karenakan berdasarkan perannya masing-masing.

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan itu di gelar di Pengadilan Negeri Medan, Senin (17/2/2020) di ruangan cakra 6.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Erintuah Damanik serta dihadiri oleh ke empat terdakwa dan pihak penuntut.

Ke empat terdakwa yakni Niksar Sitorus (36), Niko Demos Sihombing alias Nika (41), Musa Hardianto Sihombing alias Musa (22), dan In Nababan alias Irvan (39).

"Untuk terdakwa Indra Haposan Nababan dituntut selama 6 tahun 6 bulan, Niksar Sitorus selama 6 tahun," kata Jaksa Penuntut Umum, Rambo Loly Sinurat usai persidangan.

"Kemudian Nico Demo Sihombing dituntut penjara 7 tahun dan Musa Hardianto Sihombing selama 6 tahun enam bulan penjara. Mereka dituntut dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4- 5 KUHP," sambungnya.

Sinurat menyebutkan tuntutan itu bebeda diberikan karena melihat dari peran dan ada juga terdakwa yang residivis.

"Untuk yang dituntut 7 tahun penjara itu karena dia perannya mencongkel dan merusak mobil milik Pemprov Sumut sehingga terdakwa lainnya mengambil uang di dalam mobil tersebut. Untuk yang dituntut 6 tahun 6 bulan karena mereka keduanya residivis," ucap Sinurat.

Sambung Rambo Loly Sinurat menuturkan, pada persidangan pekan depan, majelis hakim meminta kepada para terdakwa untuk memberikan pembelaannya baik secara tulisan maupun lisan.

(cr23/ tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved