Hoaks Virus Corona

Pria Ini Minta Maaf Sebarkan Hoaks Ada Pasien Virus Corona, Ini Komentar RSUP Adam Malik

Ulah laki-laki yang menggunakan masker dan menyebarkan berita bohong atau hoaks beberapa waktu lalu, kini kembali membuat video.

Pria Ini Minta Maaf Sebarkan Hoaks Ada Pasien Virus Corona, Ini Komentar RSUP Adam Malik
Tribun Medan
Pria berinisal F minta maaf karena sebarkan video hoaks Virus Corona yang meresahkan warga Medan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ulah laki-laki yang menggunakan masker dan menyebarkan berita bohong atau hoaks beberapa waktu lalu, kini kembali membuat video.

Namun video kali ini berbeda dengan sebelumnya. Laki-laki yang berinisial F tersebut kali ini membuat video dengan permohonan maaf.

Dalam video berdurasi 43 detik, pria yang diketahui berinisial F mengaku, sehubungan dengan video hoax yang dibuatnya, ia menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang dirugikan antara lain Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan RSUP Haji Adam Malik.

"Dan saya juga meminta maaf kepada masyarakat khususnya masyarakat Sumatera Utara yang sudah menerima video saya," ucapnya.

Terkait permohonan maaf tersebut, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik dengan tegas menyatakan, bahwa pihaknya tidak menerima permintaan maaf yang telah disampaikan oleh pelaku pembuat hoax virus corona (COVID-19).

Sebagaimana yang diketahui, pelaku pembuat hoax virus corona berinisial F, telah menyampaikan permintaan maafnya melalui video serupa dengan informasi hoax yang disampaikannya beberapa waktu lalu.

Kasubbag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak, mengatakan bahwa permohonan belum disampaikan dengan benar.

"Kami merasa permintaan maaf belum disampaikan dengan cara yang benar," ujarnya, Senin (17/2/2020).

Lebih lanjut dijelaskan Rosa terkait menanggapi video permintaan maaf oknum yang menyebar video hoax terkait pasien covid-19, pihaknya meminta yang bersangkutan untuk minta maaf dengan datang langsung ke RSUP Haji Adam Malik.

"Ini, agar tidak menimbulkan polemik berkelanjutan dan demi kebaikan semua pihak. Mengingat nama RS Adam Malik jelas sekali disebutkan di dalam video. Kita jadikan ini pembelajaran berharga bagi semua orang dan ke depannya kami harap masyarakat lebih bijak dalam mengolah informasi," ungkapnya.

Rosa menegaskan yang bersangkutan jika meminta maaf secara langsung, pihaknya akan menerimanya.

"Masa orang minta maaf nggak kita terima. Tapi untuk memastikan ini tidak terjadi lagi ke depannya, oleh siapapun, kami minta permintaan maaf juga harus disampaikan dengan cara yang benar," pungkasnya.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved