Respons Pemkab Deliserdang Setelah Viral Aksi Warganya Mau Jual Ginjal untuk Biaya Berobat Putrinya

Pemkab Deliserdang akhirnya merespons keluhan keluarga Rahmad, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, yang nekat mau menjual ginjalnya

Tribun Medan
Rahmat berencana Jual Ginjal di Simpang Kampung Lalang untuk biayai pengobatan anaknya, Kamis (13/2/2020) 

Karena kondisi keluarga Rahmad yang kekurangan, Puskesmas memberi bantuan Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk anaknya.

Ade mengatakan, selama ini istri Rahmad tidak mau membawa anaknya ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

"Anaknya memang sakit epilepsi dan ada kelainan saraf sehingga tidak bisa tahan lama berjalan. Karena sudah mendapat PMT artinya dia sudah jangkauan pelayanan puskesmas. Sudah sering petugas kita datangi rumahnya dan menyampaikan agar anaknya dibawa ke puskesmas, tapi ibunya diam saja. Kalau pemeriksaan di rumahkan paling hanya pemeriksaan luar saja tapi kalau di puskesmas bisa lebih mendalam dan bisa kita ambil darahnya untuk diketahui apakah ada penyakit lain atau tidak," kata dr Ade.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Deliserdang ini pun heran mengapa Rahmad mengambil jalan untuk menjual ginjalnya.

Ia menjelaskan, meski Rahmad menunggak iuran BPJS Kesehatan selama dua bulan namun bukan berarti tidak bisa mendapat pelayanan gratis di Puskesmas.

Tanpa kartu BPJS, sambung Ade, pelayanan di puskesmas tetap bisa didapat warga.

"Logikanya epilepsi itu tidak perlu tindakan operasi dan lain-lain, kenapa harus jual ginjal? Ini bukan penyakit yang butuh biaya besar karena di Puskesmas pun bisa asal rutin datangnya dan obat pun tidak putus. Untuk sehari-hari penyakit ini bisa dirawat, cukup dikasih obat secara teratur insya Allah baik dan tidak akan kambuh. Untuk bisa sembuh kan kita harus perlu tadi dibilang diambil dulu darahnya," kata Ade.

Pemberitaan tentang Rahmad yang ingin menjual ginjalnya sempat ramai di media sosial. Saat itu bersama dengan anak dan istrinya menawarkan diri di simpang Kampung Lalang Medan.

Rahmat saban hari berprofesi sebagai satpam kompleks perumahan.

Halaman
1234
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved