Respons Pemkab Deliserdang Setelah Viral Aksi Warganya Mau Jual Ginjal untuk Biaya Berobat Putrinya

Pemkab Deliserdang akhirnya merespons keluhan keluarga Rahmad, warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal, yang nekat mau menjual ginjalnya

Tribun Medan
Rahmat berencana Jual Ginjal di Simpang Kampung Lalang untuk biayai pengobatan anaknya, Kamis (13/2/2020) 

Sebagai seorang ayah, ia tak tega melihat anaknya, Siti Rahayu (7), menderita.

Saat ini Siti Rahayu tak bisa berjalan. Ia menderita disabilitas dan epilepsi akibat panas tinggi yang dialami saat berusia 9 bulan.

Ia menceritakan gaji Rp 1,1 juta per bulan tak bisa menutup biaya pengobatan Siti Rahayu yang bisa mencapai Rp 3 juta per bulan.

"Gaji saya gak cukup, meskipun istri saya juga bekerja dengan penghasilan Rp 45 ribu per hari," ucap Rahmat.

Sambil terisak, Rahmat mengungkapkan, kondisi anaknya yang semakin hari kian parah.

"Kadang dia (Siti Rahayu) kumat, kejang-kejang. Dokter mengatakan epilepsi bang," tuturnya.

Melihat kondisi putrinya, Rahmat akhirnya nekat hendak menjual ginjal untuk biaya pengobatan sang buah hati.

Rahmat menjajakan ginjalnya di Simpang Kampung Lalang, Medan.

Caranya, ia mengalungkan karton yang bertuliskan Saya Jual Ginjal untuk Pengobatan Anak Saya.

Sesekali ia berhenti pada pengendara mobil dan motor sembari menyatakan keinginannya.

Halaman
1234
Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved