Gulung Jaringan Narkoba Perbaungan, Polres Sergai Tangkap Mantan Polisi dan Tiga Rekannya

Satnarkoba Polres Serdang Bedagai menangkap empat orang pria yang selama ini terlibat dalam kasus peredaran narkoba di kawasan Kecamatan Perbaungan

TRIBUN MEDAN / ist
Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Robinson Simatupang dan Kasat Narkoba, AKP Martualesi menunjukkan barang bukti sabu yang berhasil didapat dari empat orang yang terlibat dalam jaringan narkoba di Perbaungan, Selasa (18/2/2020). 

Gulung Jaringan Narkoba Perbaungan, Polres Sergai Tangkap Mantan Polisi dan Tiga Rekannya

TRIBUN-MEDAN.com - Satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai menangkap empat orang pria yang selama ini terlibat dalam kasus peredaran narkoba di kawasan Kecamatan Perbaungan.

Empat orang itu yakni Deni Egi Trisnadi (29), Sukarman (53), June Tarigan (26) dan Sarju (40) yang merupakan satu jaringan.

Selain warga Kecamatan Perbaungan diantara mereka ada yang beralamat di Kecamatan Pantai Cermin dan Percut Seituan. Mereka ditangkap di tempat terpisah pada Senin (17/2/2020) malam.

Satu di antara para tersangka adlah mantan personel Polri. Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai, AKP Martualesi membenarkan tersangka Sukarman adalah mantan personel Polri.

Sukarman dipecat pada 2016 silam karena disersi. Saat ini pihaknya pun masih mendalami setiap keterangan dari Sukarman dan rekan-rekannya.

"Iya memang dia polisi dulunya, tapi sudah dipecat. Pangkat terakhirnya Bripka dan berdinas terakhir di Polsek Kotarih," kata Martualesi, Selasa (18/2/2020).

Ia menceritakan awal mula dapat mengungkap kasus jaringan narkotika Perbaungan Percut Seituan ini berawal dari informasi masyarakat.

Tersangka yang pertama kali diringkus adalah Deni di kawasan Lingkungan III Kelurahan Batang Terap Perbaungan tepatnya di depan SMAN 1 Perbaungan. Saat itu diamankan sabu seberat 0,80 gram dan berbagai barang bukti lain seperti klip transparan dan pipet sekop plastik.

Dari penangkapan ini kemudiaan dikembangkan dan dilakukan penangkapan terhadap Sukarman yang tidak jauh dari lokasi pertama.

"Dari tangan Sukarman juga didapat sabu dengan berat 1,50 gram. Dari situ terus kita kembangkan dan kita kemudian bergerak ke Kelurahan Simpang 3 Pekan dan menangkap June Tarigan. Kita dapati juga barang bukti sabu seberat 2 gram dan 15 helai plastik klip transparan kecil kosong. Ada juga kita dapati buku catatan yang diduga berisikan rekapitulasi penjualan-penjualan sabu," kata Martualesi.

Tidak cukup sampai di situ, polisi bergegas ke Desa Tembung Kecamatan Percut Seituan dan menangkap tersangka Sarju. Dari tangan Sarju baru kemudian didapat sabu dengan berat 11,30 gram. Dijelaskan kalau dari penangkapan June Tarigan banyak informasi yang kemudian didapat.

"June menerangkan memperoleh sabu dari seseorang bernama Wak Ngah yang beralamat di Desa Tembung dan selalu bertransaksi menggunakan HP baru kemudian dilakukan pemancingan dengan memesan sabu sebanyak 30 gram dimana sistemnya selalu dijemput ke lokasi Percutseituan. Saya dan anggota kemudian menuju Percut dan sampai di lokasi June menunjuk seorang laki laki berperawakan jenggotan dan gemuk (Sarju) yang sedang duduk, bahwasanya laki laki tersebut yang selalu mengantarkan sabu pesanannya," beber Martualesi.

Saat Sarju hendak ditangkap, Martualesi menyebut tersangka melakukan perlawanan dan mencoba melukai petugas sambil berusaha merebut senjata personel.

Melihat hal itu, petugas memberi tindakan tegas dan terukur di mana kaki kirinya dihadiahi peluru. Di bawah tempat duduknya kemudian ditemukan dua paket plastik klip berisi sabu. (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved