BPJamsostek Sumbagut Incar 2 Juta Peserta Tahun 2020

Umardin mengatakan hingga saat ini jumlah peserta BPJamsostek di Sumatera Utara sudah mencapai 1,6 juta.

Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumbagut Umardin Lubis usai sosialisasi SIAPP 82 di Grand Mercure Medan, Rabu (19/2/2020). Ia menjelaskan melalui peningkatan manfaat kepesertaan BPJamsostek yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 bisa mencapai target peningkatan peserta hingga 2 juta. 

TRIBUN-MEDAN.com - Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Sumbagut Umardin Lubis berharap melalui peningkatan manfaat kepesertaan BPJamsostek yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2019 bisa mencapai target peningkatan peserta hingga 2 juta.

Umardin mengatakan hingga saat ini jumlah peserta BPJamsostek di Sumatera Utara sudah mencapai 1,6 juta.

"Dari data BPS, ada sekitar 5 juta pekerja di Sumut, target kita tahun ini bisa menambah jumlah peserta menjadi 2 juta. Mudah-mudahan bisa terwujud dengan perubahan manfaat ini," ungkapnya usai sosialisasi SIAPP 82 di Grand Mercure Medan, Rabu (19/2/2020). .

Dari sisi kepatuhan peserta BPJamsostek di Sumut, kata Umardin sudah semakin baik. Dari dua jenis kepatuhan, yang membayar tepat waktu sudah 80 persen.

"Sedangkan yang membayar bulanan sudah 40 persen. Nantinya, kita akan tingkatkan yang membayar tepat waktu menjadi bayar bulanan," ungkapnya

Sementara secara nasional, Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJamsosotek, Sumarjono mengatakan secara umum kinerja BPJamsostek masih sesuai dengan target.

"Kalau kita lihat misalnya dari kepesertaan pada 2019 tumbuh 9,1 persen atau menjadi 55 juta secara nasional. Dari sisi investasi, kami juga prudent, tidak ada penempatan di saham saham gorengan," katanya.

Ia mengatakan pada saat penempatan semua dilakukan di LQ45. Meski ada beberapa yang kemudian keluar dari LQ45 tetapi katanya hal ini masih tetap dalam koridor regulasi.

Sumarjono mengatakan lebih dari 50 persen investasi BPJamsostek di surat hutang negara, selebihnya pada saham, deposito, penyertaan langsung yang semuanya sesuai dengan regulasi.

Ia berharap untuk pelayanan juga tidak terlalu banyak keluhan. Tahun lalu jumlah dana kelolaan BPJamsostek mencapai Rp431 triliun.

"Ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Jadi 2016 awal masih Rp 206 triliun, namun saat ini sudah lebih dari dua kali lipat. Mudah-mudahan ini membuat rekan-rekan pekerja yang menitipkan amanahnya kepada BPJamsostek percaya juga bahwa kita mengelolanya secara profesional," pungkasnya. (sep/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved