Breaking News:

Dianggap Kibus (Mata-mata), Doli Nababan Dianiaya 6 Sekawan Saat Transaksi Narkoba

Dianggap Kibus (Mata-mata), Doli Nababan Dianiaya 6 Sekawan Saat Transaksi Narkoba

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Kapolres Tobasa AKBP Agus Waluyo memaparkan kasus penganiayaan yang dilakukan enam tersangka terhadap warga Taput, Doli Faisal Nababan. 

Dianggap Kibus (Mata-mata), Doli Nababan Dianiaya 6 Sekawan Saat Transaksi Narkoba

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBASA - Enam sekawan pelaku penganiayaan terhadap warga Siborongborong, Tapanuli Utara, Doli Faisal Nababan, kini mendekam di sel tahanan Polres Tobasa.

Keenam tersangka yakni KSP (17), BLS (22), ARN (20), AH (26), FPPS (25), dan JS (24), merupakan warga Balige.

Kapolres Tobasa, AKBP Agus Waluyo mengatakan keenam tersangka melakukan pengeroyokan atau menganiaya Doli Nababan terkait penangkapan seorang tersangka kasus narkoba.

"Keenam tersangka dikenakan Pasal 170 ayat (1) subs 351 ayat (1) dari KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun," ujar Agus Waluyo, Rabu (19/2/2020).

Agus mengatakan, motif para tersangka karena sakit hati terhadap korban.

Doli dianggap sebagai kibus atau mata-mata oleh keenam tersangka, lantaran teman mereka bernama Jovanka Manik ditangkap oleh aparat Polres Taput.

Korban kemudian melapor ke Polres Tobasa pada 7 Februari 2020. Dalam laporannya, Doli menjelaskan penganiayaan yang dilakukan 6 sekawan.

Agus menambahkan, keenam tersangka diringkus di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Tobasa.

Halaman
123
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved