Haris Azhar Blak-blakan Buka Informasi Perlindungan' Buronan KPK Nurhadi, Datangi Gedung KPK

Haris Azhar Blak-blakan Buka Informasi Perlindungan' Buronan KPK Nurhadi, Datangi Gedung KPK

KOMPAS.com/NABILLA TASHANDRA
Haris Azhar Blak-blakan Buka Informasi Perlindungan' Buronan KPK Nurhadi, Datangi Gedung KPK 

"Artinya apartemen itu enggak gampang diakses oleh publik, lalu ada juga tambahannya dilindungi oleh apa namanya pasukan yang sangat luar biasa itu," ujar Haris.

Oleh sebab itu, aktivis HAM tersebut pun menilai status DPO yang disematkan KPK kepada Nurhadi merupakan formalitas belaka.

"DPO formalitas karena KPK engga berani tangkep Nirhadi dan menantunya, jadi status itu jadi kan lucu. Inilah bukti bahwa KPK tambah hari tambah keropos ya," kata Haris.

Dibuka Lowogan Kerja Bidang Otomotif di Yamaha Lulusan SMA/SMK,D3 hingga S1, Honda Tawarkan 7 Posisi

Menurut Haris, pernyataan kuasa hukum Nurhadi cs, Maqdir Ismail, yang menyebut kliennya berada di Jakarta harusnya dapat mendorong KPK untuk segera meringkus Nurhadi cs.

Haris mengatakan, sikap KPK yang tak berani menindak tersangka kasus korupsi mengindikasikan adanya modus baru yakni menetapkan tersangka sebagai DPO tetapi tak kunjung menangkapnya.

"KPK kok jadi kayak penakut begini, enggak berani ambil orang tersebut dan itu kan akhirnya menjadikan pengungkapan kasus ini jadi kayak terbengkalai," kata Haris.

Tanggapan KPK

Menanggapi pernyataan Haris, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri memberi apresiasi atas inisiatif dan informasi yang disampaikan Haris.

Namun, Ali meminta Haris mengungkap lokasi keberadaaan Nurhadi cs secara terbuka.

"Kami menyarankan Saudara Haris Azhar untuk membeberkan secara terbuka di mana lokasi persembunyian tersangka NH (Nurhadi) dan menantunya (tersangka RH, Rezky Herbiyono), serta menyebutkan siapa yang menjaganya secara ketat," kata Ali.

Dibuka Lowogan Kerja Bidang Otomotif di Yamaha Lulusan SMA/SMK,D3 hingga S1, Honda Tawarkan 7 Posisi

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved