Piala Soeratin U17

PSDS Junior Gagal di Piala Soeratin U-17, Pelatih Syahrial Effendi Minta Maaf

Tim PSDS Deliserdang Junior harus mengubur impiannya menjadi juara Piala Soeratin U-17 tingkat Nasional tahun ini.

Penulis: Chandra Simarmata |
HO
Tim sepakbola PSDS Deliserdang Junior yang mewakili Sumatera Utara (Sumut) pada ajang bergengsi Piala Soeratin U-17 tingkat nasional tahun ini 

TRIBUN-MEDAN.com - Tim PSDS Deliserdang Junior harus mengubur impiannya menjadi juara Piala Soeratin U-17 tingkat Nasional tahun ini.

Langkah tim berjuluk traktor kuning ini harus terhenti di babak perempat final setelah kalah lewat pertarungan drama adu penalti dari PSS Sleman di stadion Dirgantara, Paskhas AU, kota Malang, Rabu (19/2/2020).

Selama waktu normal, tim asuhan pelatih Syahrial Effendi mampu tampil apik pada laga babak delapan besar tersebut. Apalagi menghadapi PSS Sleman, mereka juga tampil full team dan bertekad kembali meraih kemenangan.

Tak ayal, selama 2x40 menit, Putra Walan Dkk mampu meladeni permainan taktis PSS Sleman yang memiliki tim senior yang berlaga di liga 1 ini.

Meski sempat tertinggal 0-1 setelah kebobolan pada menit 62, PSDS Junior mampu langsung membalas dengan cepat di menit 72. Gol kapten tim PSDS Arif Nul Halim Lubis tersebut sukses menyamakan kedudukan setelah sebelumnya lebih dulu tertinggal akibat gol kapten tim Sleman, Widi Aryanto.

Bahkan traktor kuning junior tetap mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan hingga akhir babak kedua. Skor 1-1 pun bertahan hingga peluit akhir.

Memasuki babak ekstra time, tim PSDS Junior masih berusaha untuk memenangkan pertandingan. Namun ketatnya lini belakang kedua tim, membuat laga harus ditentukan lewat dra adu penalti.

Di babak adu tos-tosan ini PSDS Junior harus mengakui keberpihakan dewi fortuna atas tim PSS Sleman U-17. Hanya tiga eksekutor PSDS Junior yang sukses menjalankan tugasnya. Sebaliknya di pihak lawan, empat eksekutor PSS Sleman berhasil membobol jala PSDS Junior.

Tim kebanggaan yang mewakili Sumut untuk Piala Soeratin U-17 Nasional harus rela kalah dengan skor akhir 4-5 dari Sleman yang mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dihubungi via telepon, pelatih PSDS Junior Syahrial Effendi mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya di lapangan. Dia menilai anak asuhnua sudah berjuang keras.

"Kita gugur di babak ini. Kalau secara tim, anak -anak sudah baik. Artinya sudah maksimal. Jadi tidak ada sebenarnya yang perlu dipersalahkan," ujranya, Rabu sore.

Atas kegagalan itu, sebagai pelatih, Syahrial turut mengungkapkan permintaan maaf kepada warga Sumut dan Deliserdang. Untuk selanjutnya, tim PSDS junior akan dipersiapkan mengikuti event lainnya baik tingkat lokal, maupun nasional.

"Kalau segi prestasi, kurang lah. Agak meleset. Target saya masuk final. Selaku pelatih, saya mohon maaf. Inilah batas kemampuan kami sebagai pelatih dan pemain," pungkasnya.

(can/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved