Breaking News:

INGAT Kasus Duel 2 Siswa SMP HKBP Sidikalang? Pelaku Terancam Bui 15 Tahun, Penyidikan Polisi Tuntas

Iptu Hotman Purba mengatakan, kasus itu telah memenuhi unsur untuk dinyatakan sebagai tindak pidana kekerasan terhadap anak.

Penulis: Dohu Lase | Editor: Salomo Tarigan
Duhu Lase/t r i b u n Medan
Sekolah SMP HKBP Sidikalang 

INGAT Kasus Duel 2 Siswa SMP HKBP Sidikalang? Pelaku Terancam Bui 15 Tahun, Penyidikan Polisi Tuntas

T R I B U N-MEDAN.COM, DAIRI - Masih ingat kasus duel dua pelajar SMP HKBP Sidikalang di Kabupaten Dairi, antara Samuel Pandapotan Nainggolan (15) versus SO (14), tanggal 5 Februari 2020 lalu?

Oknum Polisi Kompol Raja Hotman Ambarita Divonis 3 Bulan Penjara, Hakim Nyatakan Bersalah

GEMPA HARI INI: Gempa Berkekuatan 5,5 Magnitudo Guncang Wilayah Maluku Jumat Pagi Tadi, Info BMKG

Polres Dairi akhirnya tuntas menyidik kasus tersebut dan melimpahkannya ke kejaksaan.

Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polres Dairi, Iptu Hotman Purba mengatakan, kasus itu telah memenuhi unsur untuk dinyatakan sebagai tindak pidana kekerasan terhadap anak.

"Berkasnya sudah P-21 (diserahkan ke kejaksaan dan dinyatakan lengkap). Segera setelahnya, akan dilakukan P-22 (serah terima tersangka, barang bukti, dan lain-lain)," kata Hotman saat ditemui, Kamis (20/2/2020).

Hotman mengatakan, SO dipersangkakan melanggar Pasal 80 Ayat (3) Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Ancaman pidananya 15 tahun penjara," ungkap Hotman.

Hotman mengatakan, selama penyidikan, tersangka SO ditahan di Rutan Sidikalang, dengan status tahanan titipan.

"Kita titipkan di sana, karena tak mungkin dia (SO) dicampur bersama tahanan dewasa. Hal buruk bisa saja terjadi pada dia," tutur Hotman.

Diberitakan T r i b u n Medan sebelumnya, Samuel Pandapotan Nainggolan (15), pelajar kelas 9 SMP HKBP Sidikalang meninggal dunia dalam duel tangan kosong dengan teman satu sekolahnya, berinisial SO (14), Rabu (5/2/2020) silam.

GEMPA HARI INI: Gempa Berkekuatan 5,5 Magnitudo Guncang Wilayah Maluku Jumat Pagi Tadi, Info BMKG

Kejadian ini terjadi sepulang jam sekolah, sekitar pukul 12.00 WIB. Duel keduanya dipicu aksi saling ejek antara SO dan Samuel.

Lantaran muak terus-menerus diejeki, SO menendang ulu hati Samuel menggunakan lututnya.

Usai kena tendang, tubuh Samuel ambruk dan tak sadarkan diri. Di RSUD Sidikalang, Samuel dinyatakan meninggal dunia.

"Kemarin sempat dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi. Samuel tidak mati karena penyakit. Dia murni mati lemas karena tendangan tersangka," imbuh Hotman.

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved