Sebanyak 10.000 Tenaga Kerja Rentan Kota Medan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Penerima berasal dari berbagai profesi, antara lain ustaz, penggali kubur, guru mengaji, bilal mayit, dan guru sekolah minggu.

Dok. Humas Pemerintah Kota Medan
Penyerahan kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 10.000 tenaga kerja rentan Kota Medan, di Four Points Hotel, Jumat (21/2/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution diwakili Kepala Dinas (Kadis) Ketenagakerjaan Kota Medan Hannalore Simanjuntak, menyerahkan kartu peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Kartu tersebut diserahkan kepada 10.000 tenaga kerja rentan Kota Medan di Four Points Hotel, Jumat (21/2/2020).

Penerima kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan merupakan pekerja yang tergabung dalam program Gerakan Nasional Peduli Perlindungan Pekerja Rentan (GN Lingkaran) PT Bank Sumut.

Mereka berasal dari berbagai profesi, antara lain ustaz, penggali kubur, guru mengaji, bilal mayit, dan guru sekolah minggu.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Medan Kota Syahrial mengatakan, para peserta terdaftar dalam dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Banyak manfaat yang akan didapat dari keikutsertaan bapak ibu. Kami akan memberi pelayanan terbaik,” kata Syahrial dalam keterangan tertulis.

Sekretaris PT Bank Sumut Syahdan Ridwan Siregar mengatakan, nantinya PT Bank Sumut akan meng-cover biaya BPJS Ketenagakerjaan para pekerja selama tiga bulan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami memiliki tanggung jawab sosial untuk menyalurkan dana CSR demi kepentingan masyarakat. Semoga kerja sama, kolaborasi, dan koordinasi antara stakeholder dapat terus berlanjut,” imbuh dia.

Usai penyerahan kartu BPJS, Hannalore membacakan ucapan terima kasih Akhyar yang tercantum dalam sambutan tertulisnya.

“Kami harap seluruh masyarakat kategori tenaga kerja rentan juga dapat terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan yang biayanya ter-cover seperti ini,” kata dia.

Selanjutnya Hannalore mengakui jika BPJS Ketenagakerjaan semakin inovatif dalam memberikan pelayanan. Seluruh program yang dilakukan pada hakikatnya bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Lewat kolaborasi ini, kami harap seluruh warga dapat merasa terjamin keamanan dan kenyamanannya selama bekerja,” imbuh dia.

Penulis: Inadha Rahma Nidya
Editor: Kilas KG Media
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved