AKHIRNYA Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Jadi Tersangka, Ngeyel Lakukan Susur Sungai dan Abaikan Warga

“Ada tujuh orang saksi yang diperiksa, dan saat ini, sudah ada 1 dari saksi ditetapkan menjadi tersangka, pria berinisial IYA," papar Kabid Humas

AKHIRNYA Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Jadi Tersangka, Ngeyel Lakukan Susur Sungai dan Abaikan Warga
Facebook
Pembina Pramuka SMPN Turi Sleman diperiksa Polisi 

AKHIRNYA Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Jadi Tersangka, Ngeyel Lakukan Susur Sungai dan Abaikan Warga

TRIBUN-MEDAN.com - Penyidik kepolisian dari Polres Sleman dan Polda DIY telah memeriksa sebanyak 7 orang pembina pramuka SMPN 1 Turi, Sleman.

Penyidikan dilakukan pascakecelakaan yang menimpa ratusan anggota pramuka yang melaksanakan susur sungai di Kali Sempor, Sleman pada Jumat (21/2/2020) kemarin.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto juga mengatakan bahwa mereka telah memeriksa Kwartir Daerah, terkait standar operasional prosedur pelaksanaan Pramuka yang memiliki resiko tinggi.

"Kita sudah lakukan pemeriksaan kwartir daerah tentang bagaimana SOP pelaksaan Pramuka yang punya resiko tinggi. Sementara pembina pramuka yang sudah diperiksa sebanyak 6 orang. Pembina yang yang diperiksa yang terlibat dalam kegiatan Pramuka kemarin," katanya saat Jumpa Pers di SMPN 1 Turi, Sabtu (22/02/2020).

Penyidik juga nantinya akan mengambil keterangan dari peserta susur sungai. Namun pihaknya perlu berhati-hati, karena kondisi peserta yang masih trauma.

"Penyidikan kami lakukan secara hati-hati dan tidak terburu-buru. Karena saksi-saksi atau pihak yang terlibat statusnya jelas dan keberadaannya juga jelas," terangnya.

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020)
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban yang hilang saat susur sungai di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jumat (21/2/2020) (KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA)

Sabtu (22/2/2020 sore), Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, kembali menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus penyelidikan atas dugaan adanya pelanggaran hukum pada kegiatan susur sungai yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Kabid Humas Polda DIY, Kombespol Yulianto menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil gelar perkara yang di lakukan pada siang tadi, dipimpin oleh Direktur Kriminal Umum Polda DIY, Kombespol Burkan Rudy, dan telah menaikkan status penyelidikan menjadi penyidikan.

“Ada tujuh orang saksi yang diperiksa, dan saat ini, sudah ada 1 dari saksi ditetapkan menjadi tersangka, pria berinisial IYA," papar Kabid Humas Polda DIY.

Halaman
1234
Editor: Royandi Hutasoit
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved