News Video

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Try To Zero Waste dan Roda Hijau Tur Edukatif Jejak Sampah

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, komunitas Try To Zero Waste (TTZW) Medan bersama Roda Hijau mengadakan Tur Edukatif bertajuk Jejak Sampah

Tayang:
Editor: M.Andimaz Kahfi

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, Try To Zero Waste dan Roda Hijau Tur Edukatif Jejak Sampah

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, komunitas Try To Zero Waste (TTZW) Medan bersama Roda Hijau mengadakan Tur Edukatif bertajuk Jejak Sampah yang diadakan di TPA Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (22/2/2020).

Wilda Cahyani dari TTZW Medan mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat khususnya di Kota Medan tentang bagaimana alur sampah yang dihasilkannya.

Hal ini, menurut Wilda menjadi hal yang penting untuk membuka kembali cara pandang terhadap setiap sampah yang dihasilkan dari tempat paling kecil yakni rumah masing-masing.

"Pada tanggal 21 Februari itu diperingati sebagai Hari Peduli Sampah Nasional, berangkat dari keresahan terhadap masalah sampah yang ada kita merasa perlu membuat sesuatu," ujar Wilda kepada Tribun Medan.

"Berkolaborasi dengan Rosa Hijau kita adakan tur edukatif ke TPA. Nah kenapa harus ke TPA karena sekarang pengetahuan tentang di mana sampah berakhir itu masing kurang di masyarakat, oleh karena itu kesadaran untuk bertanggung jawa terhadap sampahnya juga masih sangat kurang," sambungnya.

Selain untuk menambah kesadaran terhadap sampah yang dihasilkan, TPA Kutalimbaru dipilih sebagai lokasi tur edukatif juga untuk menambah wawasan mengenai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Undang-Undang tahun 2008.

"Kenapa kami pilih TPA Kutalimbaru karena ingin mengedepankan aspek edukasinya, kalau TPA yang di Medan kan masih dengan sistem pen dumping, sementara yang di Deli Serdang ini sudah menerapkan sistem sanitary landfill di mana sesuai dengan yang direkomendasikan Undang-Undang tahun 2008, di mana sistem yang digunakan itu sampah dikumpulkan dan ditimbun dengan tanah," katanya.

Selain tur edukatif, terang Wilda rangkaian kegiatan juga ada materi mengenai pengelolaan sampah yang dibawakan oleh Stella dari Roda Hijau dan Gaya Hidup Minim Sampah yang dibawakan oleh Khairunisa dari Try To Zero Waste Medan.

Kegiatan pemaparan materi ini dilakukan di Alifa Creative Space Jalan Brigjen Katamso Medan.

Juga ada games yang membahas mengenai pilah sampah yang dibawakan oleh Wilda.

"Rangkaian kegiatan kita itu ada tur edukatif yakni di mana peserta bisa belajar bagaimana sampah nya dikelola di TPA, selama ini kebanyakan dari kita tidak lagi berpikir bagaimana nasib sampah yang sudah dibuang, sementara sebenarnya perjalanannya masih panjang lagi. Setelah itu kita juga ada materi mengenai pengelolaan sampah dan gaya hidup minim sampah, juga ada games yanh tetap bertemakan sampah," tuturnya.

Peserta dari kegiatan ini berasal dari berbagai kalangan yakni mahasiswa, ibu rumah tangga, instansi pemerintah dan swasta.

Lingkup peserta kegiatan juga tergolong luas karena kegiatan ini terbuka untuk umum.

Melalui peserta yang berasal dari berbagai kalangan ini Wilda berharap bisa menularkan kesadaran terhadap permasalahan lingkungan khususnya sampah.

Juga membangun jaringan yang lebih luas lagi dalam pergerakan penyadaran sampah.

"Peserta hari ini itu ada yang dari mahasiswa, ada juga ibu rumah tangga, ada pegawai BUMN, ada juga dari instansi pemerintahan. Pesertanya berasal dari berbagai kalangan dan usia, karena juga kita buka kegiatannya untuk umum, supaya bisa mencakup lebih luas," ujar Wilda.

Ia berharap agar kegiatan sejenis bisa menjangkau lebih banyak orang dan semakin banyak yang tersadarkan untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya.

Kepada peserta yang datang ia berharap bisa mengambil banuak manfaat dari kegiatan yang dilakukan, mulai dari menambah wawasan hingga perlahan menumbuhkan kesadaran.

"Harapannya ke depan supaya kegiatannya bisa lebih besar, menjangkau lebih banyak orang lagi supaya kita bisa membangun jejaring dalam pergerakan sadar terhadap sampah. Bagi peserta yang hadir juga semoga bisa mengambil banyak manfaat dari kegiatan yang kita lakukan," pungkasnya.

Pertama Kali Ikuti Tur Edukatif Kunjungi TPA 

Seorang peserta yang mengikuti kegiatan ini, Sinta mengatakan, bahwa dirinya baru pertama kali pergi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Dia merasa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya karena menambah wawasan dan mengubah cara pandang nya terhadap sampah.

"Kegiatan ini seru, kita bisa lihat gimana sampah diolah di TPA, mulai dari ditimbang, digiling, hingga ditimbun. Terus juga tadi ada cairan sampah yang ada di kolam-kolam untuk bisa diteliti kandungannya. Saya senang karena kebetulan ini pertama kali saya pergi ke TPA," ujar Sinta kepada Tribun Sabtu (22/2/2020).

Ia mengatakan bahwa dari tur edukatif yang dilakukan ada sangat banyak yang bisa diambil pelajaran karena termasuk TPA yang memberlakukan sistem sebagaimana mestinya.

Ia mengaku ingin belajar untuk lebih peduli terhadap sampahnya yang mendorong nya untuk mengikuti kegiatan ini.

"Ingin banyak belajar mengenai bagaimana sampah diperlakukan di TPA makanya ikut kegiatan ini, karena ada pepatah yang bilang bahwa lebih baik satu kali melihat dari pada seribu kali mendengar, jadi kalau kita melihat langsung itu akan lebih besar pengaruhnya terhadap perubahan cara berpikir. Itusih yang memotivasi untuk ikur kegiatan," katanya.

Dalam kegiatan tur edukatif, juga dibawakan oleh pengelola TPA, sehingga masing-masing peserta berkesempatan untuk keliling melihat-lihat TPA Kutalimbaru.

Sinta berharap melalui kegiatan ini dirinya bisa membuat banyak orang yang sadar terhadap sampahnya dan mau ikut bergerak untk mengelola sampah.

"Harapannya ke depan sih bisa membuat lebih banyak orang yang sadar untuk mengola sampahnya, juga menambah wawasan para pesertanya, yang awalnya tidak tahu apa itu gaya hidup minim sampah, bagaimana pengelolaan sampah, dan ikut bergerak dalam mengelolanya," jelasnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved