Sensus Penduduk Termasuk bagi WN Asing, Pengisian Online Bisa Cek https://sensus.bps.go.id

Disdukcapil akan bekerjasama dengan BPS untuk menyukseskan pendataan melalui sensus secara online ini.

Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengisi Sensus Penduduk Online 2020 di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2020). 

T R I B U N MEDAN.COM, MEDAN-
Sensus penduduk telah resmi dimulai pada Sabtu (15/2/2020) lalu.

Sensus penduduk ini dilakukan  dua instansi Pemerintah Indonesia melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri. 

Pengisian dari sensus online dapat dilakukan melalui laman https://sensus.bps.go.id .

Sensus ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang telah atau akan tinggal selama minimal satu tahun di Indonesia, Sabtu (22/2/2020)

Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) akan bekerjasama dengan BPS untuk menyukseskan pendataan melalui sensus secara online ini.

Pihaknya akan meminta seluruh Dukcapil kabupaten/kota seluruh Sumut untuk mensosialisasikan bagaimana cara mengisi sensus penduduk secara online.

"Kita akan sosialisasikan kepada seluruh masyarakat. Melalui pak gubernur sudah menyurati seluruh kabupaten/kota  untuk menyukseskan sensus penduduk online ini," ucap Kepala Disdukcapil, Ismael Sinaga.

Kata dia, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi data kependudukannya melalui situs online ini.

"Kemudian perintah gubernur juga sudah meminta kepada seluruh ASN agar aktif mengikuti sensus penduduk online ini," ucapnya.

Dirinya berharap, kerjasama ini bisa mengajak seluruh masyarakat dan pegawai negeri sipil untuk aktif mengisi datanya pada sensus penduduk online.

Sensus penduduk online ini akan diberlangsungkan sampai dengan Maret mendatang.

Kemudian, jika nanti ada masyarakat yang belum mengisi datanya secara online ini, pihaknya akan menjemput bola.

Biasanya, kata dia masyarakat yang tidak bisa mengisi datanya itu, adalah orang-orang yang sudah lanjut usia. Atau mereka yang tidak bisa menggunakan smartphone.

Penjemputan data ini akan dilakukan bersama dengan petugas BPS seluruh kabupaten/kota.

"Setelah ini kita akan bersama dengan BPS untuk menjemput seluruh data masyarakat yang tidak bisa melakukan pengisian sendiri melalui online," ucapnya.

(Wen)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved