Laka Maut di Binjai, Sopir Odong-odong Terancam Jadi Tersangka bersama Dua Sopir Truk

Sopir transportasi kereta odong-odong, Nuriadi (41) menjadi korban akibat dua truk terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan T Amir Hamzah.

Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan
Barang bukti kecelakaan lalu lintas dua truk dan odong-odong dibawa ke Mapolres Binjai, Minggu (23/2/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Sopir transportasi kereta odong-odong, Nuriadi (41) menjadi korban akibat dua truk terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan T Amir Hamzah.

Odong-odong yang dikemudikannya tertimpa truk, sehingga belasan penumpangnya turut menjadi korban.

Dalam insiden ini, satu di antara penumpang odong-odong meninggal dunia, satu orang patah kaki, belasan luka-luka dan syok berat.

Dua sopir truk dan sopir odong-odong dianggap bertanggung jawab karena kelalaian dalam berkendara.

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting mengatakan tiga orang pengemudi terancam ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas.

Ketiganya saat ini masih jalani perawatan dan sembari pemeriksaan pihak kepolisian.

"Ancaman penetapan tersangka sudah jelas, karena kelalaian menghilangkan nyawa orang, itu dua sopir dan juga pengemudi odong-odong kenak ancam juga. Pengemudi odong-odong jug terancam tersangka dianggap telah tanpa hak merubah modifikasi bentuk kendaraan, tidak ada izin, bawa penumpang banyak dan lalai karena hilang nyawa orang," jelas AKP Siswanto Ginting, Minggu (23/2/2020).

"Dua sopir dirawat di RS Bidadari dan Klinik Asia Medika, sopir odong-odong sudah diperiksa diambil keterangan," jelasnya.

Laka maut ini terjadi di Jalan T Amir Hamzah depan Mesjid Al Fallah Kelurahan Jati Utomo Kecamatan Binjai Utara.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved