Berita Foto: Sidang Dakwaan Korupsi Pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan Sebesar 14 Milyar

Kedelapannya didakwakan karena telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.

Berita Foto: Sidang Dakwaan Korupsi Pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan Sebesar 14 Milyar - 24022020_korupsi_bandara_di_nias_selatan_danil_siregar.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Seorang terdakwa dari delapan terdakwa menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (24/2/2020). Kedelapannya dihadirkan dengan dakwakan telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.
Berita Foto: Sidang Dakwaan Korupsi Pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan Sebesar 14 Milyar - 24022020_korupsi_bandara_di_nias_selatan_danil_siregar-1.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Lima terdakwa dari delapan terdakwa menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (24/2/2020). Kedelapannya dihadirkan dengan dakwakan telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.
Berita Foto: Sidang Dakwaan Korupsi Pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan Sebesar 14 Milyar - 24022020_korupsi_bandara_di_nias_selatan_danil_siregar-2.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Lima terdakwa dari delapan terdakwa menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (24/2/2020). Kedelapannya dihadirkan dengan dakwakan telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.
Berita Foto: Sidang Dakwaan Korupsi Pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan Sebesar 14 Milyar - 24022020_korupsi_bandara_di_nias_selatan_danil_siregar-3.jpg
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Lima terdakwa dari delapan terdakwa menjalani sidang tindak pidana korupsi di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (24/2/2020). Kedelapannya dihadirkan dengan dakwakan telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.

TRIBUN-MEDAN.COM - Delapan terdakwa tindak pidana korupsi menjalani sidang diruang Cakra Utama Pengadilan Tipikor Medan, Senin (24/2/2020). Kedelapannya didakwakan karena telah melakukan tindak pidana korupsi pembangunan Bandara Lasondre Nias Selatan sebesar 14 milyar.

Kedelapan terdakwa tersebut adalah Suharyo Hardy Syahlutra selaku Ketua Paket Kerja, Khairul Iman, Irpansyah Putra Rahman, Sugiarto S selaku Bendahara , Immadudien Abil Fada, Iedi Suadrajat, Dwi Cipto Nugroho dan Anang Hanggoro, mereka secara bersama-sama dan sengaja melakukan tindak pidana korupsi.

Sidang yang beragendakan dakwaan ini menghadirkan Kedelapan terdakwa sekaligus. Jaksa Penuntut Umum (JPU) T Aldina, menjelaskan bahwa para terdakwa tersebut belum menyelesaikan pekerjaannya padahal uang sudah 40 persen masuk untuk pembangunan tersebut.

Modus operandi dari para terdakwa adalah pekerjaan tidak selesai setelah waktu yang sudah ditetapkan. Perkara ini dilakukan pada tahun 2016 lalu, dan Kedelapan terdakwa terlibat dalam perkara ini.

Setelah itu, Jaksa membacakan dakwaan kepada Kedelapan terdakwa, dimana Suharyo, Immadudien, dan Sugiarto didakwa masing-masing dan terpisah, melainkan Anang, Ledi, Dwi Cipto, Khairul, Irpansyah di Sidangkan secara bersama.

Dari Kedelapan terdakwa hanya Immadudien yang mengajukan eksepsi (nota pembelaan dari gugatan) dan akan dibacakan pada pekan depan. (sir/tribun-medan.com)

Penulis: M Daniel Effendi Siregar
Editor: M Daniel Effendi Siregar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved