Karateka Shindoka Sumut Boyong 26 Medali Kejurnas, Peraih Emas Berpeluang ke Kejuaraan Asia Pasifik

Adapun para atlet yang meraih medali emas, yakni Nicky atau Niken, Umar, Putri, Rehan dan Ruth.

HO/t r i b u n medan
Atlet Shindoka Sumut berpose usai menerima penghargaan dan medali pada Kejurnas Shindoka di Jakarta baru-baru ini 

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN -Perguruan Shitoryu Indonesia Karatedo (Shindoka) Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi awal tahun ini. Kali ini Shindoka Sumut yang dipimpin Sensei Zulkarnain sukses memboyong 26 medali dari ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shindoka 2020 yang tuntas digelar di GOR Cempaka Putih di Jakarta baru-baru ini.

Dari 30 atlet Shindoka yang turun berlaga, 26 di antaranya sukses meraih medali. Total kontingen Shindoka Sumut meraih 7 medali emas, 3 perak dan 16 keping perunggu. Pencapaian ini diperoleh atlet yang bertarung di kelompok Kata maupun Kumite mulai dari tingkat pra-pemula, pemula, kadet, junior, maupun senior putra dan putri.

"Alhamdulillah, 95 persen atlet Shindoka Sumut yang dikirim mengikuti Kejurnas kemarin meraih medali baik emas, perak, dan juga perunggu. Semangat dan mental bertanding anak-anak luar biasa untuk mengharumkan nama baik Sumut melalui karate," ucap Ketua Umum Shindoka Sumut Sensei Zulkarnain didampingi Humas Shindoka M Arif Tanjung dan Feriansyah Nasution, Minggu petang (23/2/2020).

Pengurus, pelatih dan atlet Shindoka Sumut dalam persiapan Kejurnas Shindoka di Jakarta 2020
Pengurus, pelatih dan atlet Shindoka Sumut dalam persiapan Kejurnas Shindoka di Jakarta 2020 (HO/t r i b u n medan)

Atas pencapaian ini, Zulkarnain mengucapkan apresiasi dan terima kasih terutama kepada seluruh atlet, tim pelatih dan juga orangtua atlet serta kepada semua pihak yang telah mendukung program-program pembinaan Shindoka Sumut selama ini.

Adapun para atlet yang meraih medali emas, yakni Nicky atau Niken, Umar, Putri, Rehan dan Ruth. Tujuh karateka yang memeroleh emas ini mendapat peluang untuk mengikuti kejuaraan Shitoryu tingkat Asia Pasifik di Nepal pada Maret 2020 nanti.

"Harapan saya komunitas karate di Sumut harus terus bergandengan tangan memajukan prestasi karate. Sehingga Sumut tetap menjadi salah satu kiblat karate di kancah nasional," imbuhnya.

Sebelumnya, berbagai prestasi telah ditorehkan atlet Shindoka Sumut, di antaranya lewat atletnya M Dhijey Lexsie yang juara nasional karate O2SN Putra Tingkat SD sekaligus menjadi juara pada kejuaraan karete internasional di Belgia mewakili Indonesia tahun 2019.

Zulkarnain mengatakan, Shindoka Sumut akan terus melakukan pembinaan atlet secara terencana dan berkelanjutan demi menciptakan atlet-atlet karate yang kian berprestasi pada masa depan.

Zulkarnain juga mengaku bersyukur, karena satu atlet Shindoka Sumut yakni Nicky Dwi Oktary masuk dalam tim PON Sumut yang akan berlangsung di Papua pada tahun ini.

"Tentunya ini menjadi modal awal untuk berprestasi lebih baik lagi dalam berbagai event karate hingga ke jenjang internasional. Termasuk banyak karateka lainnya di Shindoka Sumut yang berpotensi untuk mengukir prestasi pada masa mendatang," harapnya.

Untuk diketahui, pada Kejurnas Shindoka yang berlangsung 15-16 Februari 2020 di Jakarta, juga dilaksanakan Rakernas Shindoka 2020.

Pada Rakernas itu membahas program kerja jangka pendek dan menengah, termasuk persiapan mengikuti kejuaraan Shitoryu Asia Fasifik hingga kejuaran tingkat dunia.

"Semoga tim Indonesia nanti dapat meraih prestasi yang gemilang," pungkas Zulkarnain.

(can/T r i b u n-medan.com)

Penulis: Chandra Simarmata
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved