Demo Pekerja PD Pasar

Pegawai Demo ke Bank Mandiri, Plt Dirut PD Pasar: Itu Hak Mereka

Dana yang sedang ditahan Bank Mandiri merupakan penghasilan yang dikutip dari pedagang PD Pasar.

TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI
Sejumlah karyawan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Pemkot Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Menara Mandiri Bank Mandiri Medan, Sumatera Utara, Senin (24/2/2020).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

TRIBUN-MEDAN.com-Plt Dirut PD Pasar Medan, Nasib, mengaku tak bisa berbuat banyak atas unjuk rasa yang dilakukan oleh Serikat Pegawai Perusahaan Pasar (SP3M), seluruh pegawai dan PHL Kebersihan PD Pasar Kota Medan, di Kantor Bank Mandiri Cabang Pulau Pinang, Senin (24/2/2020),

"Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena itu hak mereka. Saya sudah coba secara administrasi ke Bank Mandiri tetapi tidak ada tanggapan," katanya, Senin (24/2/2020).

Ia mengatakan dana yang sedang ditahan tersebut, merupakan penghasilan yang dikutip dari pedagang PD Pasar.

"Pegawai mengutip dari pedagang, disetorkan ke Bank Mandiri dari hasil kutipan itu, dibagi menjadi penghasilan perusahaan dan digajilah mereka dari situ dan sekarang mereka (Bank Mandiri) tahan. Alasannya ya silahkan tanya mereka kenapa yang ditahan," katanya.

Ia menjelaskan dana yang dibutuhkan untuk menggaji semua karyawan minimal Rp4 milyar. Nasib mengatakan PD Pasar dan Pemko Medan sudah berupaya memenuhi persyaratan administrasi kepada bank mandiri agar gaji pegawai dapat dikeluarkan.

"Yang dibutuhkan setiap bulan untuk gaji minimal 4 M. Saya sudah menyampaikan kepada dia, ini SK saya sebagai pelaksana saya kan hanya perintah Wali Kota. Sesudah itu saya tanya lagi apa yang bisa melindungi kalian supaya tidak dituntut, lalu kita juga sudah kirim surat pernyataan Walikota, diteken langsung oleh Walikota sebagai pemilik perusahaan," katanya.

Namun segala upaya tersebut katanya tidak membuat Bank Mandiri mencairkan gaji pegawai.

"Setelah selesai itu kembali kita tanyakan, ada yang kurang pas ya udah kita perbaiki, kita duduk sama-sama, dikonsep dan diteken sama Walikota, tapi ditengok pun tidak," katanya.

(cr21/tribun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved