Breaking News:

Kementerian PUPR Gelar Konreg di Danau Toba, Limbah Plastik Bakal Jadi Aspal

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) kembali menggelar kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) di Danau Toba

TRIBUN MEDAN/ARJUNA
DIRJEN Binamarga, Sugiyartanto mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Kepala Daerah Kawasan Danau Toba saat membuka konsultasi Regional (Konreg) di Danau Toba, tepatnya di Hotel Niagara, Parapat, Senin-Selasa (24-25/2/2020) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com, PARAPAT - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) kembali menggelar kegiatan Konsultasi Regional (Konreg) di Danau Toba, tepatnya di Hotel Niagara, Jalan Pembangunan, nomor 1 Parapat, Senin hingga Selasa (25/2/2020). Konreg rangkaian ketiga ini diikuti oleh 10 provinsi di Sumatera, yakni Aceh Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepualauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.

Konreg tersebut secara resmi dibuka oleh Dirjen Binamarga, Sugiyartanto mewakili Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Selain itu juga diisi dengan beberapa kata sambutan dari kepala BPIW Kementerian PUPR Hadi Sucahyono.

Dirjen Binamarga, Sugiyartanto mewakili Menteri PUPR menyampaikan agenda prioritas untuk 5 tahun ke depan yakni pembangunan sumber daya manusia pekerja keras, produktif, menguasai IPTEK.

Kemudian pembangunan infrastruktur dengan menghubungkan menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi, mempermudah akses ke kawasan wisata untuk mendongkrak ke lapangan kerja baru dan mempercepat peningkatan nilai tambah perekonomian rakyat. Lalu menyederhanakan regulasi melalui Omnibus Law menurut UU Cipta kerja dan pemberdayaan UMKM.

Kata Dia juga akan memprioritaskan investasi untuk penciptaan lapangan kerja memangkas prosedur dan birokrasi yang panjang dan menyederhanakan eselonisasi. Selanjutnya transformasi ekonomi pergeseran dari ketergantungan SDA menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern.

Dia menyebut saat ini pembangunan jalan Tol Trans Sumatera menjadi perhatian Kementerian PUPR. Ada pun status progres jalan Tol Trans Sumatera yang sudah beroperasi pada 2020 total sepanjang 469 Km.

Sedangkan jalan tol tahap konstruksi Januari 2020 total 494 Km dan jalan tol yang sedang dalam tahap persiapan sepanjang Januari 2020 total 601 Km.

Selanjutnya agenda pembangunan nasional 5 tahun ke depan atau tahun 2020-2024 memerkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar. Antara lain bidang sumber daya air, konektivitas jalan dan jembatan, pemukiman dan perumahan.

Dirjen PUPR menekankan pentingnya penerapan teknologi, pemanfaatan informasi dan komunikasi. Hal paling menarik antara lain, pengaspalan jalan dengan mencampur limbah pastik sebagai materialnya.

Menara Pandang Tele, Spot di Atas Awan untuk Menatap Panorama Danau Toba

"Nah ini, sudah kita terapkan kemarin di Labuan Bajo, NTT. Keunggulan tekonologi, penambahan bahan plastik dapat meningkatkan ketahanan campuran beraspal terhadap deformasi dan meningkatkan ketahanan terhadap retak. Dan dapat mengurangi limbah plastik," papar Sugiyartanto.

Halaman
12
Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved