News Video

Dugaan Korupsi Billing Hotel, 15 Anggota DPRD Nias Selatan 2014-2019 'Cuekin' Polda Sumut

Polda Sumut tengah melakukan tahap lidik dugaan korupsi billing hotel terhadap 21 anggota DPRD Nias Selatan periode 2014-2019

Dugaan Korupsi Billing Hotel, 15 Anggota DPRD Nias Selatan 2014-2019 'Cuekin' Polda Sumut

TRIBUN-MEDAN.com - Polda Sumut tengah melakukan tahap lidik dugaan korupsi billing hotel terhadap 21 anggota DPRD Nias Selatan periode 2014-2019.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan www.tribun-medan.com dugaan korupsi dan manipulasi booking hotel terjadi pada 2018 di salah satu hotel Kota Medan.

Dugaan kasus manipulasi tersebut berawal dari laporan direktur hotel yang melaporkan manajer keuangan terkait indikasi mengeluarkan booking fiktif untuk 21 anggota DPRD Nias Selatan.

Terkait perkembangan dugaan kasus korupsi dan manipulasi billing tersebut, Tribun Medan mengkonfirmasi Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan pada Rabu (26/2/2020).

Ia mengatakan bahwa pada Senin (24/2/2020) dan Selasa (25/2/2020) sebanyak enam orang dari 21 anggota DPRD Nias Selatan priode 2014-2019 telah memenuhi panggilan.

"Jadi dari 21 orang, baru enam orang yang hadir," ucap AKBP MP Nainggolan saat ditemui di ruang kerjanya.

AKBP MP Nainggolan menuturkan kedatangan enam orang tersebut bertahap.

"Pada hari Seninnya tiga orang datang untuk memenuhi panggilan. Selasanya juga tiga orang datang untuk memenuhi panggilan," ucap AKBP MP Nainggolan.

Terkait kedatangan enam orang tersebut, AKBP MP Nainggolan menjelaskan masih tahap memintai keterangan.

"Masih memintai keterangan. Sebagai saksi. Hari ini juga ada jadwal pemanggilan kepada yang lain, namun tidak ada yang hadir. Perkara masih tahap lidik," ucap AKBP MP Nainggolan.

Saat disinggung nominal angka uang dalam billing fiktif tersebut, pihaknya belum dapat menyimpulkan.

"Kalau jumlah berapa belum bisa disimpulkan. Karena masih proses lidik. Nanti ketika proses naik ke penyelidikan, maka akan diketahui," ucap AKBP MP Nainggolan.

Informasi lain yang berhasil dihimpun, dugaan billing fiktif tersebut dikabarkan menginap di hotel selama tiga hari.

(cr23/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved