Breaking News:

Agar Berdaya Setelah Menjalani Hukuman, Lapas Binjai Berdayakan Napi Tetap Berkarya dan Produktif

Agar menjadi manusia seutuhnya usai menjalani hukuman di Lapas, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dibina mengikuti beberapa program pembinaan.

TRIBUN MEDAN/DEDY
SEJUMLAH bapi Lapas Binjai mengikuti program resolusi pemasyarakatan agar mempunyai keahlian dan dapat berguna di tengah-tengah masyarakat usai menjalani hukuman, Kamis (27/2/2020) . 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Agar dapat menjadi manusia seutuhnya usai menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dibina mengikuti beberapa program pembinaan.

Tujuan program ini sebagai resolusi pemasyarakatan agar para narapidana mempunyai keahlian dan dapat berguna di tengah-tengah masyarakat usai menjalani hukuman.

Di Lembaga Pemasyarakatan Klas llA Binjai para WBP mendapat pelatihan khusus untuk berkarya dengan menggandeng beberapa instansi seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai.

Hal ini disampaikan Kalapas Maju Amintas Siburian, Kamis (27/2/2020).

"Dalam pelatihan ini kita menggandeng BPPLK Kemnaker Medan, Yayasan Srikandi dan juga Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai," kata Maju Amintas Siburian.

Maju Amintas Siburian menambahkan, pelatihan tersebut juga berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 35 tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang merupakan suatu upaya meoptimalkan penyelenggaraan pemasyarakatan sebagai bentuk perlakuan terhadap tahanan, narapidana dan klien serta perlindungan atas hak kepemilikan terhadap barang bukti.

Tidak hanya itu, Pelatihan dan Ketrampilan bersertifikat yang dilaksanakan oleh Lapas Klas llA Binjai juga sesuai amanat dalam UU No 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

Tujuan Program ini secara umum agar Warga Binaan dapat menjadi manusia seutuhnya dan dapat diterima kembali di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, kata Maju, sesuai output/hasil pelatihan yang dilakukan oleh Lapas Klas llA Binjai, agar para narapidana mempunyai skill di bidangnya masing-masing. Dan hasilnya bisa menjadi sumber rezeki dan penghasilan

"Para napi yang mengikuti program ini mempunyai skill sesuai bidangnya masing masing, dan akan mendapatkan Sertifikat Pelatihan dan Uji Kompetensi oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi dan Lembaga Sertifikasi," ucap Kalapas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved