Izin Umrah Dihentikan Sementara

Asosiasi Travel Minta Pemerintah Ikut Campur Beri Solusi Kerugian Jemaah yang Batal Umrah

Asosiasi Travel Minta Pemerintah Ikut Campur Beri Solusi Kerugian Jemaah yang Batal Umrah

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Ketua Asosisasi Muslim Travel Sumatera (Amtas) Zainuddin 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Asosisasi Muslim Travel Sumatera (Amtas) Zainuddin meminta pemerintah membantu mencarikan solusi terkait penutupan sementara umrah ke Arab Saudi.

Hal ini menyebabkan biro perjalanan umrah di Sumatera berpotensi merugi hingga miliaran rupiah.

"Harapan pertama kita minta kepada pemerintah Republik ini agar melakukan tindakan-tindakan yang arif dan bijaksana agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat moril maupun materil," tuturnya kepada wartawan seusai pertemuan Amtas di Rumah Makan Wong Solo, Jalan Sei Batang Hari, Medan, Kamis (27/2/2020).

Ia menerangkan bahwa Amtas juga akan berkoordinasi dengan pihak maskapai, visa dan perhotelan agar dapat mentolerir pelarangan umrah ini karena diputuskan langsung dari pemerintah Arab Saudi.

"Karena kita selaku biro perjalanan wisata tidak akan mungkin membiarkan kerugian itu dirasakan oleh masyarakat, makanya kita meminta yang pertama pihak maskapai agar mentolerir ini. Kalau proses isued tiket sudah berlangsung akan tetapi ada upaya reschedule yang bisa menyelamatkan kerugian ini," beber Zainuddin.

"Jadi kita minta juga pihak muassasah selaku yang mengeluarkan visa juga bisa mentolerir ini. Karena mungkin masa berlaku visa ini 30 hari. Artinya dengan ada kebijakan ini mereka tidak takut mati visanya. Juga pihak manajamen hotel kiranya dapat menganggapi kebijakan ini dengan sebuah solusi yang baik," tambahnya.

Zainuddin menyebutkan bahwa penutupan tersebut dapat merugikan pihak travel umrah.

Ia memberikan detail kerugian tiket pesawat yang sudah di-booking, hotel dan visa yang tak jadi terpakai.

"Informasi yang kita terima pihak Kerajaan Arab Saudi menunda kedatangan sejenak ditutup. Dampaknya tentu ini berpotensi buat pelaku usaha itu kerugian yang cukup besar karena pesawat yang sudah boking tiket itu enggak bisa terbang. Kemudian visa yang sudah ready tempel tidak terpakai. Deposit hotel kita di Saudi juga sudah kita bayar," tuturnya.

Ia bahkan mengklaim kerugian mencapai miliaran rupiah dengan penutupan jemaah haji tersebut.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved