Roadshow Digitarasa Hadir di Medan, 10 Perwakilan Merchant Speed Dating Bersama Chef Arnold

Digitarasa memilih kota Medan menjadi kota pertama untuk diadakan roadshow dalam memperkenalkan Digitarasa

TRIBUN MEDAN/KARTIKA
JURI Digitarasa sedang menilai produk dari para pelaku UMKM dalam acara Digitarasa Roadshow Medan di Cohive Clapham, Jalan Timor Blok G Medan, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUN MEDAN.com, MEDAN - Digitarasa memilih kota Medan menjadi kota pertama untuk diadakan roadshow dalam memperkenalkan Digitarasa sebagai perusahaan akselerator bisnis kuliner.

Acara roadshow ini diadakan di CoHive at Clapham, Jalan Timor Blok G, Medan dengan mengadakan Speed Dating.

Speed Dating ini merupakan momen dimana para perwakilan merchant dapat mempresentasikan produk dan konsep bisnis mereka secara langsung dihadapan para penilai.

Penilai merupakan orang yang berkompeten dalam bidangnya diantaranya Leonarce Tan (pengamat kuliner), Edward Tirtanata (CEO Kopi Kenangan), Catherine Sutjahyo (CFO Gojek Group), Randy Julius (CEO Mangkok Ku), dan Chef Arnold Poernomo (CEO Digitarasa).

Dalam Digirasa Roadshow ini mendatangkan 10 Perwakilan merchant yang telah mendaftar. Usaha yang dibawa beraneka macam mulai dari snack sehat, mie, dan makanan dengan berbagai inovasi.

Seorang pengusaha keripik singkong, Jimi Wihono mengungkapkan rasa senangnya dapat dinilai langsung oleh Chef Profesional yang telah malang melintang dalam bidang kuliner.

Ia menuturkan bahwa mendapat banyak masukan untuk bisa lebih berkembang lagi.

"Rasanya senang karena bisa dapat masukan dan belajar pengalaman. Ternyata mereka suka dengan rasa yang ditawarkan. Kami juga dapat masukan untuk menginovasi kemasan untuk lebih baik lagi," ungkapnya, Kamis (27/2/2020).

Senada dengan Jimi, Amelia pengusaha kuliner makanan berbahan pulut juga turut gugup ketika akan dinilai langsung oleh Chef Arnold.

Reaksi Chef Arnold Purnomo saat Acara Master Chef Dibilang Settingan, Bilang Begini ke Boy William

"Perasaannya deg-degan ya karena ini baru jalan dua bulan dan berkesempatan untuk langsung dinilai sama chef arnold. Rasanya juga ada kebanggaan dan dapat acara seperti ini. Harapannya setelah acara ini dapat mengembangkan inovasi lagi," tutur Amelia.

Menjadi tim penilai dari beberapa perwakilan merchant di Medan, CEO Digitarasa, Chef Arnold Poernomo mengungkapkan bahwa inovasi menu kuliner di medan bervariasi dan memiliki potensi untuk berkembang.

"Bagus dan bervariasi, kita lihat tadi 90 persen masih millenial dan juga antusiasnya masih bagus. Ada beberapa produk yang bisa dikembangkan dan bisa berpotensi untuk menjadi besar," ujar Arnold.

Program Digitarasa dibuka bagi para pelaku bisnis kuliner dengan produk siap jual untuk dipasarkan ke masyarakat, dengan usaha yang dibangun dan dimiliki sendiri.

Pelaku bisnis dapat mendaftar secara online lewat link registrasi yang ada di website www.digitarasa.id atau akun instagram @digitarasa_id. Pendaftaran ini akan dibuka hingga 6 maret 2020.

Para pendaftar yang lolos dalam seleksi awal akan mengikuti sesi wawancara dengan dewan panel dan berhak mengikuti bootcamp di Jakarta serta belajar langsung dengan mentor yang berpengalaman.

Tahun ini, Digitarasa akan menjalankan empat batch dengan rangkaian program serupa dengan menargetkan sebanyak-banyaknya peserta startup kuliner lokal terpilih.

Peserta terbaik akan mendapatkan akses ke permodalan usaha dan nantinya akan bergabung secara eksklusif di ekosistem Gojek. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved