Lagi Ikan Mati Massal, Kali Ini Disertai Perubahan Air Laut jadi Cokelat di Pantai Falajawa Ternate

Penemuan ikan mati di sekitar perairan Kota Ternate pertama kali dikabarkan oleh sekelompok penyelam, tepatnya di pantai Falajawa.

facebook
Lagi Ikan Mati Massal, Kali Ini Disertai Perubahan Air Laut jadi Cokelat di Pantai Falajawa Ternate. Sampel ikan mati di Pantai Falajawa Ternate 

Namun pengujian untuk mendeteksi adanya hama, parasit, maupun bakteri tidak bisa dilakukan karena ikan sudah membusuk saat diantar ke BKIPM Ternate.

"Ikan dalam kondisi membusuk, parasit juga sudah mati, hanya bakteri pembusukan yang lebih dominan," ungkap Abdul Kadir di Ternate dalam siaran pers, Jumat (28/2/2020).

Abdul mengaku, belum mendapat informasi berapa jumlah pasti ikan yang mati secara keseluruhan.

Untuk mengetahui kondisi terkini di perairan Kota Ternate, pihaknya kembali mengirim tim ke sekitar lokasi penemuan ikan mati.

Beruntung, tidak ditemukan lagi kematian ikan baru.

"Kondisi lapangan terbaru, tidak ditemukan adanya kematian ikan baru dan kondisi perairan normal" pungkas Abdul.

Adapun mengenai kondisi air laut yang berubah kecokelatan, BKIPM Ternate tengah mengindentifikasi plankton/algae.

Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui kebenaran terjadinya blooming algae yang diduga menyebabkan kematian ikan.

Sementara itu, Peneliti Bidang Oseanografi Loka Riset Sumberdaya dan Kerentanan Pesisir (LRSDKP) BRSDM) Ulung Jantama Wisha mengatakan, kematian ikan secara massal membutuhkan penelitian mendalam.

Sebab beberapa sumber yang menyebut adanya potensi blooming algae dan peningkatan suhu tidak ada data hasil pengukurannya.

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved