70-an Napi Hukum Mati di Lapas Tanjung Gusta Belum Dieksekusi

Terdapat 70 lebih narapidana yang sudah inkrah dihukum mati yang belum dapat dieksekusi di Lapas Kelas I A Tanjung Gusta Medan.

TRIBUN MEDAN/ALIF
KEPALA Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Frans Elias Nico saat acara teleconfrens dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Terdapat 70 lebih narapidana yang sudah inkrah dihukum mati yang belum dapat dieksekusi di Lapas Kelas I A Tanjung Gusta Medan. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Frans Elias Nico menyatakan hampir rata-rata narapidana mati adalah perkara narkotika.

"Ada 70 lebih warga binaan kita yang diputus pengadilan hukuman mati. Sebagian besar para terpidana ini kasus Narkoba," jelas Nico di Lapas Tanjung Gusta, Sabtu(29/2/2020).

Saat dikonfirmasi tribun-medan.com mengenai sejak kapan para dititipkan dan kapan akan dieksekusi, Frans mengatakan, sudah cukup lama para terpidana tidak dieksekusi.

Namun untuk waktu, dirinya tidak dapat membeberkannya, sebab, menurutnya hal tersebut adalah kewenangan dari Kejaksaan yang menjelaskan.

Ajukan Kasasi, Mahkamah Agung Vonis Terpidana Makar Papua Lebih Berat, Pengacara Sebut Terlalu Berat

"Ya sudah cukup lama juga, tapi kalau masalah waktunya itu bukan ranah saya, sebab itu adalah hak kejaksaan yang menjawabnya," ungkapnya.

Menurutnya 70 orang narapidana itu sudah lebih dari satu kamar yang ada di Lapas.

Saat dikonfirmasi oleh Tribun Medan ke Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Sumanggar mengenai hal ini, dia menjawab untuk saat ini dirinya belum bisa jawab, karena harus ada pembukaan data terlebih dahulu.

"Ya, untuk saat ini kita belum bisa beritahu ya. Soalnya itu memerlukan waktu untuk membuka informasi datanya lagi," jawab Sumanggar singkat.

Kalapas Tanjunggusta, Nico berharap semoga permasalahan ini segera cepat terselesaikan, sebab menurutnya para narapidana sudah berdesak-desakan dan sudah overload.(cr2/tribunmedan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved