ANTISIPASI VIRUS CORONA, Awasi Turis Mancanegara! Berikut Imbauan Disbudpar Sumut

Imbauan ini dikeluarkan untuk dapat mengantisipasi adanya turis-turis yang mengalami masalah pada kesehatan.

Penulis: Satia | Editor: Salomo Tarigan
Shutterstock
ANTISIPASI VIRUS CORONA, Awasi Turis Mancanegara! Berikut Imbauan Disbudpar Sumut 

 TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN-Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh kabupaten/kota untuk melakukan pengawasan terhadap turis-turis mancanegara yang datang, Senin (2/3/2020).  

Imbauan ini dikeluarkan untuk dapat mengantisipasi adanya turis-turis yang mengalami masalah pada kesehatan.

Pengecekan kesehatan ini guna dilakukan untuk antisipasi adanya turis yang terkontaminasi virus Corona.

BREAKING NEWS Tentara Dipukuli Preman Bertato di Medan hingga Babak Belur

BREAKING NEWS: Anggota TNI Praka B Dipukuli Preman di Pasar Palapa Brayan, Kapolsek Ungkap Kronologi

"Imbauan sudah kita buat, dan kita teruskan kepada kabupaten/kota. Karena kita mendapatkan surat dari pusat," kata Kepala Bidang Pengembangan dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar, Muchlis Nasution.

Ia mengatakan, nantinya pemerintah kabupaten/kota akan langsung turun untuk melakukan pendataan terhadap seluruh turis yang berada di Sumut. Para petugas akan mendatangi hotel-hotel yang ditempati oleh turis mancanegara untuk mengecek kondisi kesehatan masing-masing pelancong tersebut.

"Kita juga tidak bisa mengawasi turis-turis di hotel, karena itu adalah kewenangan dari kabupaten/kota," ujarnya.

Akhyar dan Wamen LHK Berikan Edukasi Soal Kebersihan Lingkungan

Muchlis tidak bisa menyebutkan secara detail isi dari surat imbauan tersebut. Karena surat tersebut berada di kantor Disbudpar.

"Saya tidak tau kali isinya karena tinggal di kantor pula suratnya," ujarnya. Namun, pada isi surat imbauan tersebut, tercantum bahwasanya seluruh kabupaten/kota wajib memantau masuknya para turis melalui bandara dan pelabuhan.

Nantinya, dari pintu masuk ini lah dapat diketahui kesehatan masing-masing turis. Karena, di bandara dan pelabuhan sudah ditempatkan alat pemantauan suhu tubuh.

"Kalau pencegah itu dilakukan di pelabuhan dan bandara yang menjadi pintu masuk para wisatawan," ujarnya.

Sampai dengan saat ini, dirinya tidak bisa menyalahkan virus Corona adalah biang kerok turunnya jumlah wisatawan ke Sumut.

Sebab, pihaknya belum mengetahui apakah penurunan jumlah wisatawan ke Sumut karena antisipasi virus Corona atau tidak.

"Kalau soal data penurunan itu tidak bisa saja jawab. Kan gak bisa dapat datanya, kunjungan wisatawan tidak bisa diketahui apa penyebab, apakah karena Corona atau yang lain. Penurunan karena apa tidak taukan. Karena data statistik juga belum keluar," kata dia.

Sementara itu, kata dia Badan Pusat Statistik (BPS) baru akan besok mengeluarkan data berapa jumlah wisatawan mancanegara masuk ke Sumut selama bulan Januari besok akan dilaunching. Sebab, BPS butuh 60 hari kerja untuk merampungkan data per bulannya.

"Data statistik Januari besok baru akan dilaunching besok.
Kalau kita bicara soal virus Corona, virus ini merebaknya mulai kapan," kata dia.

Ia menambahkan, secara menyeluruh seluruh masyarakat Sumut diminta untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk dapat mengantisipasi masuknya virus Corona.

"Kita semua berkewajiban untuk mencegah masuknya virus ini dengan kemampuan kita masing-masing," jelasnya.

(Wen/Tri bun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved