Soal Tanah Milik Veteran, Dirut Sebut MA Putuskan Lahan Tersebut Milik PDAM Tirta Silaupiasa

Kisruh kepemilikan tanah seluas 12 rante di Asahan mendapat tanggapan dari Direktur Utama PDAM Tirta Silaupiasa, Rusfin Arif.

TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM
DIREKTUR Utama PDAM Tirta Silaupiasa, Rusfin Arif 

TRI BUN-MEDAN.com, KISARAN - Kisruh kepemilikan tanah seluas 12 rantai di kawasan Jalan Panglima Polem Ujung, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan mendapat tanggapan dari Direktur Utama PDAM Tirta Silaupiasa, Rusfin Arif.

Rusfin mengatakan gugatan yang dilakukan keluarga veteran almarhum Ahmad Dahlan Nasution melalui Ikhwan Dahlan Nasution, pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung dengan perkara Nomor 1312K/Pdt/2018 tertanggal 17 Juli 2018 telah memutuskan bahwa tanah terperkara tersebut merupakan milik PDAM Tirta Silaupiasa.

Kepemilikan tanah atas nama PDAM Tirta Silaupiasa diperkuat dengan bukti adanya SKT: 03/SKT/1992. Sehingga tudingan bahwa BUMD milik Kabupaten Asahan itu melakukan penyerobotan tanah disebut salah kaprah.

Dijelaskan Rusfin, Mahkamah Agung dalam putusannya pada tahin 2018, menolak seluruh bukti-bukti surat yang diajukan penggugat, Ikhwan Dahlan Nasution.

Kasus Korupsi Rp10,9 M PDAM Deliserdang, 5 Mantan Pejabat Dijatuhi Hukuman

"Memang usai putusan Mahkamah Agung, Ikhwan Dahlan Nasution ada menggugat kembali melalui Pengadilan Negeri Kisaran. Tapi lagi-lagi PN Kisaran menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima untuk seluruhnya," jelas Rusfin, Senin (2/3/2020).

Ditambahkan Rusfin, usai putusan PN Kisaran itu, Ikwan Dahlan Nasution kembali mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Medan dan kini masih dalam tahap proses persidangan.

Ia pun siap menjalankan apapun putusan akhir dari gugatan yang ditujukan kepada Rusfin selaku Dirut PDAM Tirta Silaupiasa.

"Intinya tanah terperkara itu sudah dikuasai PDAM Tirta Silaupiasa sejak tahun 1982 atau sudah berjalan 92 tahun. Jadi sebaiknya proses sengketa tanah ini kita percayakan dan serahkan pada pengadilan untuk memberikan putusan. Bisa saja hibgga tingkat kasasi di Mahkamah Agung. Apapun hasilnya kita patuhi dan kita hargai bersama-sama," ujarnya.

Sebelumnya puluhan ahli waris dari almarhum Ahmad Dahlan Nasution, mendatangi kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk bertemu dengan Bupati Asahan, Surya pada Senin (2/3/2020).

Kedatangan mereka untuk menanyakan tentang dugaan penyerobotan tanah yang diduga dilakukan Direktur Utama PDAM Tirta Silaupiasa, Rusfin Arif.

Ahmad Dahlan Nasution disebut semasa hidupnya merupakan seorang veteran di Kabupaten Asahan.

"Dirut PDAM Tirta Silaupiasa yang hari ini dipegang Rusfin, telah menyalahgunakan wewenang dan jabatannya, menjelma sebagai mafia tanah dan merampok sebidang tanah milik seorang pejuang kemerdekaan RI," ujar satu orator, Iwa Risfa Irsan Lubis.(ind/tri bun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved