Ultimatum Wakil Ketua DPRD Medan: Pokkir Tak Masuk RKPD, APBD Terancam

DPRD Kota Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pokok-pokok pikiran (Pokkir) DPRD Medan

TRIBUN MEDAN/GITA
PELAKSANAAN Focus Group Discussion (FGD) tentang pokok-pokok pikiran (Pokkir) DPRD Medan di Hotel Emerald Garden, Jalan KL Yos Sudarso Medan, Selasa (3/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - DPRD Kota Medan menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang pokok-pokok pikiran (Pokkir) DPRD Medan di Hotel Emerald Garden, Jalan KL Yos Sudarso Medan, Selasa (3/3/2020)

Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah meminta kepada Pemko Medan melalui Bappeda agar hasil Pokkir dapat dimasukkan dalam RKPD.

Dirinya bahkan mengultimatum,  jika tidak dimasukkan, DPRD tidak akan menyetujui RAPBD.

DPRD Medan Gelar FGD: Masih Banyak Hasil Reses Tak Diakomodir dengan Baik

"Orang ada aspirasi masa kita enggak ada aspirasi, 200 miliar APBD saja ada aspirasi. Siapa Bappeda di sini yang hadir? Kita tidak mau di DPRD Medan ini dokumentasi pokok pikiran DPRD tidak tertuang dalam RKPD. Kita tidak akan setujui dalam pembahasan APBD kalau dari Pemko Medan tidak memasukkan. Karena ini pokok pikiran yang kami dapat dari reses, RDP, hasil kunjungan, usulan dari masyarakat, dan lainnya," katanya.

Bahrumsyah menegaskan, agar Pokkir tersebut dapat dimasukkan saat menyusun RKPD, apabila tidak dimasukkan, DPRD mengaku akan menunda pembahasan PPAS.

"Dalam menyusun RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah), Pemko Medan harus memasukkan pokok pikiran DPRD. Sudah kita kunci di pasal ayat 3, kalau tidak dimasukkan kita tunda semua membahas PPAS," katanya.

Ia menyayangkan bahwa masih banyak yang memiliki mindset bahwa pengawas lain lebih ditakuti daripada DRPD saat ada kegiatan infrastruktur.

"Kalau ada kegiatan infrastruktur sana sini, bukan dewan yang dicari, tapi ada pengawas-pengawas lain yang lebih ditakuti dari anggota dewan. Ini harus kita ubah mindsetnya," katanya.

Sementara itu, Pemerintah Kota Medan menyambut baik FGD tentang pokok pokok pikiran Pimpinan dan Anggota DPRD Medan tersebut.

Diharapkan melalui pertemuan ini akan menghasilkan suatu masukkan dan gagasan yang nantinya akan dirumuskan dalam penyusunan prioritas anggaran.

Demikian hal ini disampaikan Plt Wali Kota Medan diwakili Asisten Ekbang Khairul Syahnan. Dikatakannya dalam Pertemuan FGD ini Ketua dan Anggota DPRD Medan menuangkan ide dan pokok pikiran untuk Pembangunan Kota Medan. Artinya hasil FGD nantinya akan dirumuskan dalam penyusunan prioritas anggaran.

"Pemko Medan Tetap berharap masukan dari DPRD Medan untuk penyusunan anggaran. Artinya kritikan dan masukan upaya peningkatan pembangunan di Kota Medan,” katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved