Breaking News:

DPRD Kabupaten Sambas Minta Masukan Pengelolaan CSR Ke Pemko Medan

Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat mengunjungi Pemko Medan, Rabu (4/3/2020)

TRIBUN MEDAN/HO
ANGGOTA Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat sat mengunjungi Pemko Medan, Rabu (4/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi II DPRD Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat mengunjungi Pemko Medan, Rabu (4/3/2020). Selain mempererat tali silaturahmi, kedatangan mereka juga untuk minta masukan tentang penerapan Coorporate Social Responsibility (CSR) yang diterima Pemko Medan selama ini.

Mereka menilai Pemko Medan telah berhasil dalam pengelolaan CSR.

Semua masukan yang diperoleh nantinya akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan untuk diterapkan di Kabupaten Sambas.

Kedatangan rombongan DPRD Kabupaten Sambas yang dipimpin Iwan Absak diterima Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pulungan Harahap.

Iwan menjelaskan, masukan dari Pemko Medan sangat dibutuhkan guna mendukung percepatan penyelesaian Perda CSR yang tengah digodok.

Demi Kembangkan Produksi Keju, SSC Harus Studi Banding Ke Jawa Timur.

Di awal sambutannya, Iwan yang merupakan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sambas menjelaskan, mereka memilih Kota Medan untuk studi banding karena Pemko Medan dinilai sudah cukup baik dalam pengelolaan CSR.

"Kami menilai pengelolaan dana CSR yang dilakukan Pemko Medan sudah cukup baik. Atas dasar itulah, makanya kami ingin mempelajarinya lebih jauh," kata Iwan.

Semua masukan dari Pemko Medan terkait pengelolaan dana CSR, jelas Iwan, tentunya sangat penting bagi mereka dalam penyelesaian Perda tentang CSR yang kini dalam tahap pembahasan.

"Dengan masukan yang diterima dari Pemko Medan, tahun ini kita targetkan Perda tentang CSR selesai tahun ini," ungkapnya.

Sebelumnya, Pulungan Harahap menyampaikan profil tentang kota Medan sebagai kota ketiga terbesar di Indonesia.

Ibukota provinsi Sumut juga merupakan salah satu pusat perekonomian regional terpenting di Pulau Sumatera.

Dengan demikian Kota Medan memiliki kedudukan, fungsi dan peranan strategis sebagai pintu gerbang utama bagi kegiatan jasa perdagangan dan keuangan secara regional maupun international.

Dikatakan Pulungan, pembangunan kota Medan dilaksanakan dengan visi menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera, dan religius.

Berkat kerja keras yang dilakukan selama ini, Pulungan mengungkapkan, Pemko Medan dalam kurun waktu satu tahun terakhir ini telah berhasil meraih 10 penghargaan. Terakhir, Pemko Medan meraih penghargaan Kota Layak Anak kategori Pratama dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

"Kerja keras yang dilakukan selama ini bukan untuk meraih penghargaan tetapi memberikan yang terbaik bagi Kota Medan serta seluruh warganya. Oleh karenanya melalui pertemuan pagi ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dan informasi sehingga memberikan manfaat serta kemajuan bagi kedua daerah,” harap Pulungan.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved