SMA Negeri 7 Medan

Inri Ariani Simanjuntak, Atlet Angkat Berat Kebanggan SMA Negeri 7 Medan

Siswi SMA Negeri 7 Medan, Inri Ariani Simanjuntak berhasil menjadi atlet angkat berat di kelas 47 kg.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI Inri ketika menerima sertifikat juara 1 dari pihak sekolah dalam pertandingan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Olahraga angkat berat biasanya didominasi laki-laki yang dinilai memiliki fisik yang kuat.

Berbeda dengan perempuan yang biasanya mengikuti kegiatan yang erat dengan seni.

Namun siswi SMA Negeri 7 Medan, Inri Ariani Simanjuntak berhasil menjadi atlet angkat berat di kelas 47 kg.

Inri mengungkapkan bahwa keinginannya menjadi atlet ketika dimulai sejak duduk di Sekolah Dasar (SD).

Ia menuturkan, minatnya ke dunia angkat berat bermula ketika dirinya diajak abangnya yang seorang atlet untuk rajin ikut latihan.

"Awalnya mendalami itu dari SD. Kakak saya atlet dan kemudian diajak latihan. Setelah latihan akhirnya tertarik dan mulai ikut lomba di Pekan Olahraga Kota (Porkot)," ujar Inri, Rabu (4/3/2020).

Inri mengaku, ketika menjadi atlet angkat berat, dirinya pernah mendapat omongan kurang mengenakkan.

Ia menuturkan, sempat disebut tidak akan memiliki keturunan. Mendengar hal tersebut, ia menanggapinya dengan santai saja.

Jaring Atlet Potensial, Pengprov Angkat Berat Sumut Gelar Kejuaraan

"Banyak juga dulu omongan kurang mengenakkan. Contohnya, kalau menggeluti angkat berat ini nanti tidak punya keturunan. Tapi bagi kami yang mendalaminya, kami tahu bahwa olahraga ini ada alat safetynya. Jadi ya menanggapinya biasa saja dari hal negatif seperti itu," ungkap Inri.

Selama menekuni olahraga angkat berat, Inri mengaku sudah mengikuti beragam pertandingan dan menorehkan prestasi.

Diantaranya juara 1 Pekan Olahraga Wilayah Sumatra Utara, juara 1 Pekan Olahraga Kota Medan, dan juara 1 Pekan Olahraga Sumatera Utara.

Melalui prestasi di bidang olahraga, Inri memiliki mimpi untuk menembus pertandingan nasional seperti SEA Games atau Asian Games.

Ia menuturkan, bahwa orangtuanya menjadi motivasinya untuk berprestasi.

"Karena lihat atlet lainnya masuk SEA Games. Saya ingin berada di situ dan ditonton banyak orang. Saya dari keluarga sederhana, ingin membanggakan orang tua yang ada pada diri saya," ungkapnya.

Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum, Retla Nasution mengungkapkan, sekolah sangat mendukung setiap kegiatan yang diikuti oleh setiap siswa sepanjang dilakukan dengan positif.

"Kami dari sekolah sangat mendukung kegiatan siswa untuk berprestasi. Kami juga memberikan pembekalan khusus untuk para siswa sebelum bertanding," pungkas Retla.(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved