Pecatan TNI Tega Bunuh Sopir Online, Tusuk Tubuh dari Belakang, Leher Dicekik Pastikan Tewas

Pelaku berhasil diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan selama tiga pekan pascapenemuan mayat Tri Ardiyanto.

Dokumen Polres Jepara
Kepolisian menggelar konferensi pers terkait pembunuhan sopir grab asal Kudus di Mapolres Jepara, Jateng, Rabu (4/3/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, Seorang pecatan TNI, DS (33) ditembak polisi saat ditangkap atas kasus pembunuhan terhadap sopir taksi online bernama Tri Ardiyanto (40) yang mayatnya ditemukan mengambang di Sungai Serang Welahan Drain Desa Bugo, Kabupaten Jepara.

Pelaku berhasil diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan selama tiga pekan pascapenemuan mayat Tri Ardiyanto.

Korban yang merupakan warga Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus tersebut sebelumnya diduga menjadi korban pembunuhan karena ditemukan bekas luka di tubuhnya dan kakinya diikat tali dengan pemberat.

Selain itu warga juga menemukan ada tali di leher pria tersebut.

Jenazah korban ditemukan pada 6 Februari 2020 lalu.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya menangkap DS di wilayah Jogja.

Polisi terpaksa menembak kaki SD karena melakukan perlawanan.

Sebelum membunuh Tri Ardiyanto, DS adalah penumpang yang menggunakan jasa Tri sopir Grab.

Pembunuhan terjadi pada Selasa (4/2/2020).

Deretan Fakta Kambing, Ayam dan Kucing Mati Mendadak, Video Viral Hingga Membuat Penasaran Warga

Bupati Madina Minta Bantuan Sihar Sitorus Ubah Ladang Ganja di Madina Jadi Lahan Hortikultura

Saat itu DS memesan jasa Grab sekitar pukul 19.00 WIB dan bertemu dengan Tri Ardiyanto di dekat Swalayan Matahari, Kudus.

Halaman
123
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved