Kisah Inspiratif

Kisah Manusia Silver di Depok, Kerap 'Bersedekah' ke Preman Dianggap Pengemis, Jalanan Jadi Rezeki

Di awali dari niat ingin membantu orang tua masing-masing yang bekerja serabutan, keduanya mencoba mencari uang sendiri.

Tribunjakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Rizky dan Azmi, manusia silver yang bekerja usai pulang sekolah saat ditemui di kawasan Jatisampurna, Bekasi, Kamis (5/3/2020) 

TRI BUN-MEDAN.com, Sama seperti kehidupan, niat baik kadang kala tak berjalan mulus.

Ujian hadir begitu saja dan menjadi tolak ukur kesabaran tiap manusia.

Hal itu juga yang dirasakan oleh Rizky Putra Perdana (15) dan Asyroful Azmi (15).

Keduanya merupakan siswa kelas 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tritura, Depok, Jawa Barat.

Selain menjadi pelajar, keduanya merupakan manusia silver sejak beberapa tahun lalu.

Jenazah Korban Tewas Virus Corona di Iran Dimandikan Pakai Kalsium Oksida agar Tak Mencemari Tanah

BERITA KESEHATAN: Cara Kompres Demam, Pakai Air Panas atau Dingin? Anda Perlu Tahu

Diawali dari niat ingin membantu orang tua masing-masing yang bekerja serabutan, keduanya mencoba mencari uang sendiri.

Hal itu dimulainya ketika masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Usai pulang sekolah, keduanya pamit dari rumah dan mengamen di kawasan Cilodong.

Namun, karena penghasilan yang terbilang minim, kedua tetangga ini beralih menjadi manusia silver.

Dalam satu harinya, penghasilan yang di dapat perorangnya sekira Rp 100 ribu.

"Uangnya selalu kita kasih orang tua setengahnya. Setengahnya buat jajan dan kita tabung. Kan selain bayar SPP kita juga mau mandiri," ujar Azmi saat dikonfirmasi sebelum berangkat sekolah, Jumat (6/3/2020).

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved