Maling Toko Emas Terekam CCTV

Kondisi Terkini Toko Emas di Pasar Horas Pematangsiantar yang Dibobol Maling

Pelaku maling di Pasar Horas Pematangsiantar, Kamis (6/3/2020) malam, terekam CCTV. Pelaku merampok Toko Emas dan Permata Bahagia.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Hendrik Naipospos

Kondisi Terkini Toko Emas di Pasar Horas Pematangsiantar yang Dibobol Maling

TRI BUN-MEDAN.COM - Pelaku maling di Pasar Horas Pematangsiantar, Kamis (6/3/2020) malam, terekam CCTV.

Pelaku merampok Toko Emas dan Permata Bahagia.  

Ia terlihat mencongkel steling dan melenyapkan dua loyang kalung perhiasan yang dijajakan setiap pagi.

Pelaku terlihat menutupi wajahnya dengan baju yang ia kenakan.

Ia terburu-buru dan tak sempat membedakan mana emas dan perak yang biasa ditawarkan oleh pedagang Toko Emas dan Permata Bahagia.

Dari keterangan Risman Jonathan Siahaan, yang diambil oleh maling bukan emas, melainkan perak berkode 925.

"Dia itu ambil silver (perak) kode 925. Total kerugian kami itu Rp 15 Juta untuk semua yang dia ambil. Emasnya gak diambil karena disimpan di brangkas," ujar Risman Jonathan Siahaan.

Dari berbagai sumber, jenis perak Perak 925 (Sterling Silver) adalah perak berkadar 92.5%, manakala 7.5% adalah metal lain.

Metal lain 7.5% yang biasa digunakan ialah tembaga atau palladium.

Pelaku terekam CCTV pada pukul 22.00 WIB.

Tampak pelaku berjumlah satu orang mencongkel lemari perhiasan.

Diwawancarai wartawan www.tribun-medan.com, Risman Jonathan Siahaan pegawai sekaligus adik ipar pemilik Toko Emas dan Permata Bahagia mengatakan kerugian sekitar Rp 15 juta.

"Yang diambil itu kalung silver kode 925. Ada dua loyangan yang diambil dengan kisaran kami Rp15 juta," ujar Risman Jonathan Siahaan.

 Cerita Lansia Kakek (67) Perampok Toko Emas, Gelap Mata Terlilit Utang Hingga Tenteng Senjata Api

 Toko Emas Dirampok di Aceh, Pemilik Kritis hingga Dibawa ke Rumah Sakit di Medan

Pencurian ini kali pertama diketahui pada Jumat (6/5/2020) pagi, saat akan membuka toko.

Risman Jonathan Siahaan mengatakan kabar toko mereka dimaling, diketahui usai penjual teh keliling mengabarkan toko mereka terbuka pagi hari, saat aktivitas jual beli di Pasar Horas belum ramai.

Dari situ mereka mengecek dan benar saja dua loyang (tempat) menampilkan emas hilang.

Oleh mereka kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Siantar Barat

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved