Breaking News:

Peralihan Nama, Kemendagri Serahkan PP 14 2020 ke Pemkab Tobasa

Semoga pergantian nama dari Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba membawa pembangunan semakin pesat

TRI BUN MEDAN/Arjuna
Penyerahan dokumen Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba kepada Bupati Darwin Siagian oleh Dirjen Bina Administrasi Kementrian Dalam Negeri, Eko Subowo. 

TRI BUN-MEDAN.COM, TOBA -Paripurna DPRD Tobasa tentang HUT ke-21 Tobasa dan Pergantian nama Tobasa menjadi Kabupaten Toba digelar di Kantor DPRD Kabupaten Toba, Senin (9/3/2020).

Berlangsungnya paripurna sekaligus penyerahan dokumen Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba kepada Bupati Darwin Siagian oleh Dirjen Bina Administrasi Kementrian Dalam Negeri, Eko Subowo.

KISAH HARU Mbak Tutut, Ibu Tien Terpaksa Ditinggal Soeharto saat Istri Hamil Tua hingga Melahirkan

Update Jumlah Infeksi dan Kematian Akibat Virus Corona, Sudah Tersebar di 110 Negara, WNI 19 Orang

"Semoga pergantian nama dari Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba membawa pembangunan semakin pesat bagi daerah ini dan dirasakan oleh masyarakat," kata Dirjen Eko Subowo sembari menyerahkan dokumen.

Paripurna untuk HUT ke-21 Kabupaten Toba Samosir dan pergantian nama Kabupaten Tobasa menjadi Kabupaten Toba selain dihadiri Dirjen Eko Subowo juga hadir Forkopimda Tobasa, Pimpinan SKPD, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Ormas, OKP, Pimpinan Partai dan Mantan Bupati Sahala Tampubolon dan Kasmin Simanjuntak.

Pesan Dirjen Eko kepada Darwin Siagian pergantian nama kabupaten tersebut hendaknya menjadi sesuatu identitas yang bisa menertibkan tata pemerintahan secara administrasi.

Dengan demikian pelayanan ke masyarakat harus baik dan warga bisa makmur.

Sementara itu Darwin Siagian dalam sambutannya mengklaim telah memperoleh banyak keberhasilan.

Salah satunya mendapatkan penghargaan pengelolaan APBD selama tiga tahun berturut adalah Wajar Tanpa Pengecualian(WTP).

"Mendapat opini WTP ini perlu harus dipertahankan," katanya ke jajarannya.

KISAH HARU Mbak Tutut, Ibu Tien Terpaksa Ditinggal Soeharto saat Istri Hamil Tua hingga Melahirkan

Sementara itu Ketua DPRD Toba berharap pergantian nama kabupaten tetap dapat menjaga tatanan adat istiadat dan mengedepankan kearifan lokal.

"Mari kita memanfaatkan pergantian nama ini menjadi kesempatan untuk bersatu padu membangun kemajuan untuk Kabupaten Toba dan lebih mengedepankan kearifan lokal,"ujarnya.

(Jun-tri bun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved