Dibuka Lowongan Kerja Penyuluh Pertanian di Dairi, Syarat Minimal Lulusan SMK

Tahun 2020 ini, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKP2) Kabupaten Dairi merekrut 60 penyuluh pertanian lapangan honorer.

Int
Ilustrasi penyuluh pertanian 

Dibuka Lowongan Kerja Penyuluh Pertanian di Dairi, Syarat Minimal Lulusan SMK

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Tahun 2020 ini, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKP2) Kabupaten Dairi merekrut 60 penyuluh pertanian lapangan honorer.

Sekretaris DPKP2 Dairi, Dedy Sofian Ujung mengatakan, tahap pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 9 Maret lalu dan akan ditutup tanggal 20 Maret mendatang.

"Bagi masyarakat Dairi yang berminat menjadi Tenaga Harian Lepas - Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Pemkab Dairi, silakan mendaftarkan diri. Berkas lamaran diantar ke kantor DPKP2 saat jam kerja," kata Dedy saat ditemui Tribun Medan di ruang kerjanya, Kamis (12/3/2020).

Dedy mengemukakan, kondisi Kabupaten Dairi sudah sejak lama kekurangan penyuluh pertanian. Jumlah desa dan kelurahan lebih banyak dari pada tenaga penyuluh pertanian.

Alhasil, upaya pengembangan pertanian tidak maksimal.

"Jumlah desa di Dairi ada 161 dan kelurahan ada 8. Sementara, jumlah penyuluh cuma 107, yang terdiri atas 62 PNS dan 45 honorer. Akibatnya, banyak penyuluh menangani 2 sampai 3 desa/kelurahan. Padahal, menurut ketentuan, minimal 1 penyuluh per desa/kelurahan," beber Dedy.

Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi, Dedy Sofian Ujung menunjukkan model surat lamaran lowongan tenaga penyuluh pertanian honorer Pemkab Dairi, Kamis (12/3/2020).
Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Dairi, Dedy Sofian Ujung menunjukkan model surat lamaran lowongan tenaga penyuluh pertanian honorer Pemkab Dairi, Kamis (12/3/2020). (TRIBUN MEDAN / DOHU LASE)

Dedy mengatakan, rekrutmen penyuluh pertanian ini diajukan sejak tahun 2019 lalu. Lantaran sektor pertanian menjadi atensi Bupati Dairi, Eddy Berutu, usulan rekrutmen dikabulkan.

"Permohonan ini kita ajukan tahun 2019 lalu. Alhamdulillah, tahun ini bisa terkabul. Honor penyuluh pertanian ini sekitar Rp1,7 juta per bulan," ujar Dedy.

Lebih lanjut, Dedy mengatakan, lowongan penyuluh pertanian merupakan penempatan untuk 12 kecamatan, yakni Berampu, Lae Parira, Silima Pungga-Pungga, Siempat Nempu, Siempat Nempu Hulu, Siempat Nempu Hilir, Parbuluan, Sumbul, Pegagan Hilir, Tigalingga, Gunungsitember, dan Tanah Pinem.

Syarat utama pelamar, sambung Dedy, ialah WNI yang berdomisili di Dairi, kemudian berusia 20-40 tahun, serta berijazah minimal SMK Pertanian, maksimal S-1 Pertanian.

Pelamar lolos seleksi berkas akan diumumkan tanggal 23 Maret 2020. Pelaksanaan tes kompetensi bidang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dilaksanakan bersamaan dengan wawancara, yaitu tanggal 30-31 Maret 2020.

"Informasi lebih lanjut dapat dilihat di kantor kami. Pelaksanaan seleksi ini tidak dipungut biaya. Ujiannya juga menggunakan komputer. Jadi, jangan percaya calo," pungkas Dedy.

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved