Kadin Sumut Sukses Jalankan Kampung Kadin di 25 Titik Kota Medan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut menggelar pelatihan pembuatan eco enzyme dan briket sampah organik.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
KAMPUNG Kadin Sumut yang diadakan di Medan Night Market jalan Adam Malik Medan. Selain pelatihan pembuatan eco enzyme, Kampung Kadin kali ini melakukan aksi yang sedikit berbeda yakni menyemprot cairan eco enzyme ke udara untuk membersihkan virus dan bakteri yang ada di dalamnya. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut menggelar pelatihan pembuatan eco enzyme dan briket sampah organik yang diadakan di 25 titik Kota Medan.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Yayasan Budaya Hijau Indonesia, Rumah Briket dan Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) yang diadakan sejak September 2020.

Wakil Ketua Umum Kadin Sumut bidang Good Corporate Governance (GCG), Corporate Social Responsibility (CSR), dan Lingkungan Hidup, Martono mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat eco enzyme dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Kita sudah lakukan di sebanyak 25 titik yakni pelatihan pembuatan eco enzyme dan juga diiringi dengan pelatihan pembuatan arang sehat. Tujuannya adalah mengedukasi masyarakat bahwa eco enzyme memiliki banyak sekali fungsi untuk masyarakat dan yang paling penting adalah berkontribusi untuk mengurangi jumlah sampah organik yang dihasilkan," ujar Martono kepada Tribun Medan Rabu (11/3/2020).

Antusiasme warga di tiap titik diadakannya pelatihan pembuatan eco enzyme ini, terang Martono sangat besar. 

Oleh karena itu, pihaknya berharap kegiatan ini bersifat berkelanjutan sehingga masyarakat bisa mandiri dan memulai gaya hidup baru yang ramah lingkungan.

"Antusiasme kita lihat sangat besar. Makanya kita ingin di masing-masing titik ini, sifatnya berkesinambungan dan terus menerus. Jadi warga bisa dengan mandiri membuat eco enzyme di rumahnya sendiri," tambahnya.

Dari seluruh 25 titik diadakan Kampung Kadin, terdapat tidak hanya kelurahan tetapi juga institusi pendidikan dan pemerintahan.

Martono menerangkan, sekolah-sekolah ataupun institusi pendidikan menjadi target penting bagi Kampung Kadin karena merupakan tempat belajar formal bagi SDM yang ada di Medan. 

"Kita juga melakukan pelatihan ini di sekolah-sekolah, perguruan tinggi, juga di instansi-instansi pemerintah," katanya.

Martono berharap, semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap benyaknya manfaat yang dapat diambil dari eco enzyme.

Halaman
123
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved