Breaking News:

Pelaku Usaha di Medan Ogah Pasang Tapping Box, Korsubgah KPK Terheran-heran

Sejumlah pengusaha di Kota Medan diketahui ogah memasang tapping box.Hal ini diungkapkan Koordinator Korsubgah KPK wilayah Sumut, Azrill Zah

TRIBUN MEDAN/GITA
KOORDINATOR Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsubgah) KPK wilayah Sumut, Azrill Zah (kiri). 

Korupsi uang pajak yang kerap dilakukan para pengusaha katanya akan tertutup melalui alat ini, sebab ada monitoring dan pemberitahuan apabila pelaku usaha berupaya melakukan kecurangan.

"Misalnya ada satu restoran yang seharusnya pajaknya sejuta dinego jadi Rp500 kan bisa. Kalau pakai alat ini jangan harap, kan tercatat secara elektronik. Sehingga dinas terkait bisa melihat kalau ada yang aneh akan ada signalnya merah. Dan itu harus ada penindakan dari satpol PP, dan kalau ada yang memutus alat itu dari pihak restoran, hotel, maupun hiburan dan parkir pasti akan ketahuan," katanya.

Ia berharap Pemko Medan dapat segera membuat Perwal agar pendapatan daerah dapat meningkatkan signifikan.

Selain itu, melalui alat ini kinerja beberapa dinas akan diringankan serta menutup cela-cela korupsi di Medan.

"Kita harapkan juga dari Pemko agar segera membuat Perwal. Sebenarnya yang membayar pajak hotel dan hiburan itu adalah masyarakat yang berkunjung. Dan selama ini terbukti banyak yang tidak disetorkan. Kalau saat ini yang sudah terpasang online di Sumut ada 50 alat, namun tetap kita tekan. Sekarang sudah ada kontrak antar Bank Sumut dengan pihak pengadaannya. membuat 1400 alat," tuturnya.

Ia mengatakan saat ini KPK sudah mendorong Pemko untuk segera membuat perwal agar para pengusaha tidak punya alasan lagi menolak pengadaan tapping box di unit usaha mereka.

"Udah kita dorong Pemko agar membuat perwalnya, cuma belum diterapkan. Tapi untuk wajib pajak itu kita datang, saya datang ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengumpulkan semua wajib pajak hotel dan restoran. Kita tegaskan, ini bukan uang anda, ini uang konsumen yang dititipkan untuk disetor ke pajak untuk pembangunan kota Medan," tuturnya.

Ia berharap para pelaku usaha di kota Medan dapat menjalin kerjasama yang baik agar mau memasang tapping box di unit usahanya.

Dikatakannnya, pengusaha tidak perlu takut dengan alat ini sebab fungsinya bernilai positif yakni meniadakan korupsi pajak.

"Kalau PAD maksimal maka pelayanan publik juga akan semakin banyak pembenahan. Kalau pajak parkir akan kita masuki juga tapping box itu, kalau tapping box kan otomatis kesempatan untuk mengambil uang pajak itu minim," katanya.(cr21/tri bun-medan.com)

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved